radarjember.id - Warga Desa Suling Wetan, Kecamatan Cermee, digemparkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia, di dalam jurang sedalam puluhan meter, kemarin (5/10).
Perempuan tersebut adalah Saddiyah. Sebelumnya dia dikabarkan hilang sejak 1 Oktober lalu, kemudian baru ditemukan lima hari setelahnya.
Camat Cermee Dwi Purnomo, korban ditemukan di tebing bukit dengan kedalaman sekitar 30 hingga 35 meter, berjarak sekitar 300 hingga 400 meter dari rumahnya.
Dugaan sementara, Saddiyah yang dikenal pikun itu terjatuh ke jurang saat berjalan seorang diri.
“Sudah ditemukan di tebing kedalaman sekitar puluhan meter,” ujarnya.
Pihak keluarga, kata Dwi, telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan otopsi.
Jenazah pun langsung dimandikan dan dimakamkan di pemakaman desa setempat.
“Keluarga menerima, langsung keluarga memandikan, langsung dikebumikan,” jelasnya.
Penemuan jasad berawal dari bau menyengat yang tercium warga di sekitar tebing.
Setelah ditelusuri, ternyata berasal dari tubuh korban yang sudah mulai membusuk.
Mengetahui hal tersebut, petugas gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan evaluasi.
Plt Kalaksa BPBD Bondowoso Kristianto Putro Prasojo menuturkan, proses evakuasi berlangsung dramatis karena dilakukan manual di medan terjal.
Jenazah dimasukkan ke kantong jenazah rangkap tiga, lalu ditandu menggunakan bambu menuruni tebing.
“Ditandu menggunakan bambu dengan kantong jenazah rangkap tiga,” ujarnya.
Proses evakuasi memakan waktu hingga satu setengah jam.
Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di dasar jurang. Sebelumnya, tim gabungan sempat melakukan pencarian di sejumlah titik selama beberapa hari. (ham/fid)
Editor : Adeapryanis