radarjember.id - Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Taman Krocok, kemarin (29/9).
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu pohon tumbang yang menutup akses jalan antar desa serta merusak sedikitnya 14 rumah warga di Desa Kretek.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan pada pukul 13.19 WIB.
“Begitu mendapat informasi dari kepala desa setempat, tim TRC bersama Pusdalops langsung bergerak melakukan evakuasi pohon tumbang dan asesmen di lapangan,” ujarnya.
Menurut Sigit, pohon tumbang sempat membuat jalan penghubung Desa Paguan–Desa Paleran tidak bisa dilalui kendaraan.
Namun dalam waktu kurang dari satu jam, jalur tersebut berhasil dibersihkan dan kembali normal.
“Kami prioritaskan akses warga agar tidak terganggu, terutama untuk kendaraan roda dua dan roda empat,” terangnya.
Selain menutup jalan, angin kencang juga menyebabkan kerusakan ringan pada 14 rumah warga di Desa Kretek.
Rumah-rumah tersebut sebagian besar mengalami kerusakan di bagian atap.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian masih dalam tahap pendataan,” tambahnya.
Proses penanganan melibatkan lintas sektor, mulai dari BPBD, Polsek Taman Krocok, Koramil, perangkat desa, hingga masyarakat setempat.
Menurut Sigit, kolaborasi itu sangat membantu mempercepat pemulihan pascakejadian.
“Gotong royong masyarakat luar biasa, sehingga proses evakuasi bisa selesai lebih cepat,” tuturnya.
Hingga sore hari, kondisi wilayah dilaporkan aman dan terkendali.
Meski cuaca di Desa Paguan dan Desa Kretek masih terpantau mendung, aktivitas warga berjalan normal kembali.
“Kami tetap siaga, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan,” pungkas Sigit.
BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat terjadi angin kencang.
Warga diminta segera melapor ke aparat desa atau langsung ke Pusdalops BPBD jika mendapati kejadian serupa. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis