Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pohon Tabebuya Jadi Pemandangan Indah di Kawasan Kota Bondowoso, DLH Rencanakan Tambah Pohon Tahun Depan

Faqih Humaini • Rabu, 17 September 2025 | 02:15 WIB

 

 

ALA-ALA JEPANG: Suasana sepanjang jalan Mayjen Sutoyo, Dabasah terdapat banyak pohon tabebuya yang bunganya sudah mulai bermekaran. Vibes ala jepang ini bisa menjadi wisata musiman di kawasan kota
ALA-ALA JEPANG: Suasana sepanjang jalan Mayjen Sutoyo, Dabasah terdapat banyak pohon tabebuya yang bunganya sudah mulai bermekaran. Vibes ala jepang ini bisa menjadi wisata musiman di kawasan kota

radar jember - DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso megaku akan memprogramkan penambahan pohon di area publik pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mengganti pohon-pohon tua maupun yang telah tumbang, sekaligus memperindah wajah kota. Bahkan, pihaknya juga merencanakan penambahan pohon tabebuya yang kerap menarik perhatian publik.

Kepala DLH Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, menyampaikan bahwa program tersebut masih dalam tahap perencanaan.

“Kami sedang memetakan titik-titik lokasi sekaligus memperhitungkan kekuatan fiskal dari APBD tahun 2026. Prinsipnya, penambahan pohon akan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi lingkungan,” ujarnya.

Sejauh ini, pohon Tabebuya menjadi perhatian masyarakat Bondowoso, terutama saat musim berbunga.

Aries menilai keindahan tabebuya dengan bunga yang mirip sakura mampu menambah daya tarik tersendiri di beberapa ruas jalan kota.

“Nuansanya sangat indah, apalagi ketika semua pohon berbunga serempak. Karena itu perawatan rutin terus kami lakukan,” tambahnya.

Selain Tabebuya, Pemkab Bondowoso juga menaungi berbagai jenis pohon yang ditanam di area publik.

Beberapa di antaranya adalah pohon mangga, asam, trembesi, dan jenis tanaman hias lainnya.

“Semua pohon itu menjadi bagian dari ekosistem kota, yang tidak hanya memberi keindahan tetapi juga manfaat lingkungan,” jelas Aries.

Saat ini, Tabebuya tertanam di sejumlah titik jalan kabupaten, seperti di Kelurahan Kota Kulon dan Badean.

Keberadaannya menurut Aries tidak hanya menambah estetika kota, tetapi juga memberikan rasa teduh dan kenyamanan bagi masyarakat.

Aries menegaskan bahwa penambahan pohon bukan sekadar penghijauan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas udara dan kenyamanan ruang publik.

“Kami ingin Bondowoso tetap asri, sejuk, dan memiliki identitas kota yang hijau serta ramah lingkungan,” terangnya.

Ia pun berharap masyarakat ikut serta menjaga pohon yang telah ditanam dengan tidak merusaknya.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama. Pohon yang kita rawat hari ini akan menjadi warisan hijau untuk anak cucu kita nanti,” pungkasnya. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#tabebuya #Bondowoso