radar jember - STADION Magenda sempat diwacanakan menjadi Sport Center, hal itu merupakan salah satu program prioritas Pemkab Bondowoso saat ini.
Sehingga dianggap dapat menjadi kabar baik untuk para pecinta bola di Bumi Ki Ronggo.
Karena berbagai fasilitas akan diperbaiki dan ditambah sesuai kebutuhan.
Sebelumnya, Wacana tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Tape.
Dalam rapat itu, disebutkan bahwa Stadion Magenda dengan luas 4,3 hektar itu, tak hanya dapat dimanfaatkan untuk sepakbola saja.
Melainkan olahraga lain termasuk didalamnya aula serba guna.
Menanggapi wacana itu, Ketua Askab PSSI Bondowoso Subangkit Adi Putra, menegaskan dukungannya terhadap wacana program prioritas itu.
Menurutnya, wacana sport center menjadi angin segar bagi pecinta, pemain hingga penggila sepak bola di Bondowoso.
“Semoga hal ini dapat terealisasi dan menjadi terobosan baru untuk Bondowoso,” imbuhnya.
Jika dilaksanakan, Subangkit menyebut anggaran yang digunakan akan bersumber dari dana pusat. Karena anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), dianggap tidak akan cukup.
“Tapi yang pasti kami mendukung sepenuhnya wacana pembentukan Sport Center,” katanya.
Ada beberapa fasilitas menurutnya yang perlu dibenahi dan ditambah.
Namun yang paling utama untuk dilakukan adalah perbaikan lapangan, mulai dari tanah hingga rumput yang ada.
Selain berbagai fasilitas lain seperti tribun penonton, yang tak dilengkapi atap.
“Sejak saya ikut piala soeratin U-15 dulu. Kerikil di stadion itu masih ada sampai sekarang,” ucapnya sembari tertawa.
Pria yang menjabat sebagai anggota DPRD Bondowoso ini juga mengaku siap menguatkan, untuk komunikasi dengan pemerintah pusat.
Apalagi penanganan stadion berada di bawah ruang lingkup Kementrian Pekerjaan Umum (PU). Sementara menterinya merupakan kader Partai Demokrat.
“Mudah-mudah-mudahan bisa saling menguatkan dan bersinergi, untuk Bondowoso lebih baik lagi,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi