radarjember.id - Alun-alun Bondowoso mendadak ramai, Sabtu (30/8).
Warga antre untuk mendapatkan beras murah hingga minyak, gula, dan bawang.
Momentum HUT ke-80 RI dimanfaatkan pemerintah untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia.
Di Bondowoso, kegiatan dihadiri Sekda, Dandim 0822, Kapolres, hingga Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso Hesty Retno Kusumastuti.
Warga juga diajak mengikuti zoom interaktif bersama Mendagri, Mentan, Mendag, dan Dirut Bulog dari Gedung Kementan Jakarta.
Khusus Bondowoso, Bulog menyiapkan 7 ton beras SPHP di tiap titik GPM atau total 161 ton. Harga dipatok Rp 11.400 per kilogram atau Rp 57 ribu per pack 5 kilogram.
Hingga kini, sinergi Bulog bersama Pemkab, TNI, dan Polri sudah menyalurkan sekitar 700 ton beras SPHP di Bondowoso.
Gerakan Pangan Murah tersebut, dianggap langkah nyata BULOG dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan. “Semoga masyarakat terbantu dan tetap terjamin ketersediaan pasokan pangannya,” ujar Hesty.
Selain beras, sejumlah komoditas lain juga dijual murah.
Dinas Pertanian menghadirkan minyak, gula, hingga bawang agar warga bisa langsung membeli dengan harga terjangkau.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan terus berlanjut.
BULOG, pemda, TNI, dan Polri berkomitmen menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan akses pangan yang merata bagi seluruh masyarakat Bondowoso.
Sebelumnya, Bulog juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) beras SPHP yang digelar di Paseban Alun-Alun Bondowoso. Program itu menjadi oase di tengah mahalnya harga beras.
Bagaimana tidak, hanya dengan Rp 57 ribu, warga sudah bisa membawa beras SPHP kualitas medium seberat 5 kilogram, setara Rp 11.400 per kilo. Maka tak heran, jika stand yang disiapkan banyak diserbu warga dan pengendara yang melintas. (ham/fid)
Editor : Adeapryanis