KADEMANGAN, Radar Ijen - MD, 113, siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bondowoso. Harus dilarikan ke rumah sakit, pasca diduga korban penusukan oleh temannya sendiri, (21/8).
Peristiwa tersebut kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Bondowoso, untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Bondowoso Ipda Bobby Dwi Siswanto menjelaskan, perkara tersebut kini tengah ditangani Polres Bondowoso.
Bahkan pelaku yang masih anak-anak, juga diamankan oleh polisi. "Pelaku saat ini sedang kami amankan. Untuk kami lanjutkan ke penyelidikan," ucapnya.
Ia membenarkan tempat kejadian perkara (TKP) kejadian yang melibatkan dua pelajar tersebut, terjadi di sekolah mereka berdua.
Meski demikian, dia belum menjelaskan secara rinci, kronologi awal dari kejadian tersebut. Hingga menyebabkan seoramg siswa harus mendapatkan perawatan intensif.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Anisatul Hamidah, mengatakan turun langsung untuk memberikan pendampingan psikis pada keluarga korban.
"Untuk penanganannya, kami serahkan pada Unit PPA Polres Bondowoso," katanya.
Lukman Hakim, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Koesnadi, memastikan korban kini sudah ditangani untuk persiapan operasi.
"Pasien saat ini telah ditangani. Kita terima rujukan dari Puskesmas Grujugan sudah dalam kondisi relatif stabil," ujarnya.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, MD diduga menjadi korban penusukan oleh temannya, menggunakan benda tajam, berupa cutter.
Akibatnya siswa itu dilarikan ke Rumah Sakit dr H Koesnadi, karena mengalami luka cukup serius di bagian perutnya.
Editor : M. Ainul Budi