radarjember.id – Meski sempat terkendala oleh ketidakhadiran sebagian siswa saat jadwal perekaman, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bondowoso mengaku tetap mengoptimalkan layanan administrasi kependudukan bagi pelajar.
Melalui program Jempolan (Jemput Bola Perekaman Pelajar di Sekolah), layanan ini memudahkan siswa untuk melakukan rekam data KTP tanpa harus datang ke kantor kecamatan atau dinas.
Sekretaris Dinas Dukcapil, Rifky Hariadi menjelaskan bahwa pelaksanaan perekaman dilakukan langsung di sekolah yang mengajukan permohonan.
Sekolah menyediakan ruangan, seperti aula atau kelas, yang dimanfaatkan petugas untuk melakukan perekaman.
Jadwalnya pun menyesuaikan waktu kosong siswa agar tidak mengganggu proses pembelajaran.
“Sekolah yang mengajukan permohonan menentukan hari dan jam perekaman, sekaligus mengarahkan siswanya. Bisa sekolah negeri atau swasta, termasuk yang berada di wilayah pelosok,” ujarnya.
Adapun syarat perekaman cukup sederhana, yakni membawa Kartu Keluarga (KK) asli, ijazah jika diperlukan, serta fotokopi surat nikah orang tua untuk pembaruan status perkawinan.
Dengan adanya program ini, pelajar dinilai lebih mudah mendapatkan KTP, sehingga mereka sudah memilikinya saat lulus sekolah.
Namun, di lapangan terdapat sejumlah kendala.
Salah satunya siswa yang berhalangan hadir pada hari perekaman karena mengikuti kegiatan lain.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak dinas berencana memperluas sosialisasi kepada siswa berusia 16 tahun agar bisa melakukan perekaman lebih awal, sebelum mereka menginjak usia 17 tahun.
Dalam pelaksanaannya, petugas juga kerap menggabungkan kunjungan ke beberapa sekolah yang berada pada satu rute perjalanan.
Cara ini dilakukan demi efisiensi waktu dan sumber daya.
Target minimal dalam setiap kunjungan adalah 10 orang, sementara idealnya bisa mencapai 50 orang siswa.
Pihak Dispendukcapil berharap seluruh pihak, baik sekolah maupun siswa, dapat lebih aktif mendukung program Jempolan. “Harapan kita semua harus aktif untuk ini, karena memang KTP itu sangat dibutuhkan sekarang,” pungkasnya. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis