Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemanfaatan AI Ditekankan Jangan Abai Kesiapan Tenaga Pendidik, Begini Kata Kepala Dispendik Bondowoso

Faqih Humaini • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 11:05 WIB
Photo
Photo

radar jember - DINAS Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso mulai mendorong penerapan coding dan kecerdasan buatan (AI) di tingkat sekolah.

Program ini dinilai membawa sisi positif dengan membuka peluang peningkatan mutu pendidikan, namun juga memiliki tantangan terutama dalam kesiapan tenaga pendidik yang harus lebih dulu memahami teknologi tersebut.

Kepala Dispendik Bondowoso, Haeriah Yuliati, menyebut bahwa langkah ini menjadi kegiatan penting bagi dunia pendidikan.

“Ini kegiatan bagus bagi teman-teman untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan. Jadi ini pemanfaatan kecerdasan buatan dalam rangka proses pembelajaran,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan penerapan AI di sekolah sangat bergantung pada kesiapan guru.

Ia menegaskan, guru harus terlebih dahulu mendapatkan bekal sebelum mengajarkan ke siswa.

“Bagaimana siswa itu mampu lebih cerdas dan memahami tentang kecerdasan buatan kalau bukan guru dulu yang kita berikan bekal,” jelas Haeriah.

Dari sisi positif, program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di Bondowoso.

Haeriah menyebutkan, dengan adanya penguasaan coding dan AI, siswa akan lebih adaptif menghadapi perkembangan teknologi.

“Muaranya untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Bondowoso dengan memanfaatkan kecerdasan buatan,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui ada tantangan di tahap awal, terutama karena riset terkait program ini sudah lama dilakukan, namun sosialisasinya baru berjalan sekarang.

Hal itu menuntut percepatan agar guru tidak tertinggal dalam pemahaman.

Haeriah menegaskan, penerapan coding dan AI di sekolah bukan sekadar inisiatif daerah, melainkan juga bagian dari program Kementerian Pendidikan.

“Untuk saat ini terkait kegiatan coding kecerdasan buatan itu juga sudah merupakan program kegiatan yang dilaksanakan kementerian,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sosialisasi dilakukan secara daring maupun tatap muka agar seluruh guru bisa mendapatkan pembekalan.

“Jadi semua diberikan pembekalan,” ujarnya, seraya berharap guru dan siswa di Bondowoso dapat menguasai teknologi tersebut sehingga mampu bersaing di era digital. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#dispendik #Bondowoso