radar jember - KEPALA Disparbudpora Bondowoso, Mulyadi, mengatakan bahwa pertemuan antara pihaknya dengan Komisi III DPRD, KONI, dan para ketua cabor menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah ke depan.
“Ini dalam rangka penyamaan persepsi tentang olahraga di Bondowoso. Intinya kita semua punya niat yang sama untuk memajukan olahraga, baik di ajang Porprov maupun event lainnya. Bukan saatnya lagi saling menyalahkan atau merasa paling benar,” ujarnya.
Menurutnya, hasil buruk yang diraih Bondowoso di Porprov Jatim bukan untuk disesali secara berkepanjangan, melainkan dijadikan sebagai pelajaran kolektif.
Ia juga menekankan bahwa fokus saat ini adalah menyatukan visi agar pembinaan dan tata kelola olahraga menjadi lebih sistematis dan terintegrasi.
“Kita ingin ke depan berjalan beriringan, tanpa friksi dan ego sektoral,” tambah Mulyadi.
Disparbudpora mendukung penuh rencana penyegaran kepengurusan KONI Bondowoso melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar dalam waktu dekat.
Mulyadi menyebut, momentum Musda ini harus dimanfaatkan untuk memperbaiki struktur internal dan memperkuat sinergi dengan cabor dan pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu poin penting dari hasil pertemuan evaluasi adalah permintaan para cabor agar dilibatkan secara aktif dalam perencanaan, baik dalam hal penganggaran, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga arah pembinaan atlet.
Disparbudpora siap menindaklanjuti masukan tersebut dan menjadikannya acuan dalam penyusunan program olahraga ke depan.
Mulyadi juga menyambut baik adanya semangat kolaboratif dari semua pihak.
Ia berharap setelah Musda, akan tercipta sistem komunikasi yang lebih terbuka dan transparan, terutama dalam pengajuan kebutuhan cabor ke Disparbudpora, agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembinaan menjadi lebih tepat sasaran. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi