Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bebek Ungkep Binakal Bondowoso Mulai Dikenal, Ternyata Ini Resep Rahasianya

Faqih Humaini • Senin, 7 Juli 2025 | 15:50 WIB

SIAP SAJI: Nuraini saat menampilkan bebek ungkep andalannya untuk disajikan kepada pembeli. (FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)
SIAP SAJI: Nuraini saat menampilkan bebek ungkep andalannya untuk disajikan kepada pembeli. (FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)

 

radarjember.id -  Di balik perbukitan Desa/Kecamatan Binakal, tumbuh geliat ekonomi rakyat melalui jalur kuliner tradisional.

Adalah bebek ungkep, olahan khas setempat yang kini mulai banyak diminati oleh pecinta masakan nusantara.

Rasanya yang kaya rempah dan dagingnya yang empuk menjadi daya tarik utama sajian ini.

Bebek ungkep khas Binakal merupakan racikan tangan Nuraini,42, warga asli desa tersebut.

Sejak tahun 2023, ia mulai mengembangkan resep yang terinspirasi dari masakan khas Madura, namun diperkaya dengan cita rasa lokal yang lebih lembut dan gurih. 

Proses memasaknya tidak sederhana, daging bebek direbus dan diungkep selama dua jam sebelum digoreng hingga renyah.

Ciri khas inilah yang membuat olahan bebeknya berbeda dengan masakan sejenis yang beredar di pasaran.

“Bumbunya kami racik sendiri dari bawang putih, ketumbar, lengkuas, daun jeruk, dan rempah lain. Proses ini yang membuat rasa bebeknya lebih dalam dan tidak amis,” ujar Nuraini.

Dalam sehari, Nuraini mampu menjual hingga 15 ekor bebek.

Konsumennya datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari lingkungan sekitar Binakal, tetapi juga dari luar kota yang penasaran dengan kelezatannya.

Ia juga mulai memasarkan produknya dalam bentuk beku, memudahkan pelanggan untuk menikmati bebek ungkep di rumah.

Usaha ini juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Nuraini membeli bebek langsung dari peternak kampung di desanya, sehingga ikut mendukung mata rantai produksi lokal.

Sebelumnya, ia dan suaminya telah lama berkecimpung dalam usaha penetasan telur dan bibit bebek, menjadikan bisnisnya terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dukungan terhadap usahanya juga datang dari tokoh setempat, salah satunya mantan Camat Binakal, Eko Satriyo Utomo.

Ia mendorong agar kuliner seperti ini terus dikembangkan sebagai potensi unggulan desa yang mampu menjadi ikon daerah.

Kini, bebek ungkep bukan hanya menjadi santapan lezat, tetapi juga simbol keberhasilan usaha rumahan yang berangkat dari dapur sederhana.

Di tangan Nuraini, rempah-rempah lokal berpadu dalam harmoni rasa yang membanggakan, menjadi bukti bahwa potensi desa dapat tumbuh besar dengan kesungguhan dan kreativitas. (faq/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#bumbu rahasia #Bebek Ungkep #Bondowoso