Penerima manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bondowoso akan terus bertambah. Menyusul adanya Dapur Sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mandiri baru. Bagaimana perkembangannya ?
ILHAM WAHYUDI, Pujer - Radar Ijen
Tumpukan ompreng itu tampak tertata rapi, di sebuah bangunan di wilayah Kecamatan Pujer. Sejumlah alat masak juga tampak siap untuk digunakan.
Hal itu menjadi pemandangan yang dapat dijumpai, ketika berkunjung ke SPPG Mandiri di Bondowoso.
Diketahui ada tiga SPPG Mandiri yang dinyatakan lulus verifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), serta dinyatakan siap untuk diluncurkan. Berada di tiga kecamatan berbeda, diantaranya Kecamatan Pujer, Kecamatan Jambesari Darus Sholah dan Kecamatan Pakem.
Tiga tempat itu, rencananya akan beroperasi sejak awal tahun ajaran baru mendatang.
Untuk memastikan kesiapan dari SPPG Mandiri yang dikelola oleh mitra. Komandan Kodim 0822 Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani melihat secara langsung, kesiapan alat hingga petugas di tempat itu, kemarin (17/6).
Setiap ruangan dan peralatan yang disiapkan, tak luput dari pantauannya.
Berdasarkan informasi dari BGN, pengecekan atau verifikasi tiga SPPG Mandiri itu sudah lolos.
Bahkan bangunan dan peralatan yang dibutuhkan, dianggap sudah memenuhi standar.
Semua disiapkan oleh mitra melalui pengajuan secara online.
“Karyawan juga sudah dilakukan interview, semuanya sudah siap,” katanya.
Meski dinyatakan siap untuk beroperasi, namun SPPG Mandiri itu baru akan diluncurkan pada awal tahun ajaran baru mendatang. Saat ini, siswa akan menghadapi libur sekolah.
“Harapannya tahun ajaran baru sudah berjalan. Mereka juga sudah dibuat juga virtual accountnya,” imbuhnya.
Selain itu, dia juga menyebut satu SPPG dapat menyalurkan tiga hingga empat ribu makanan sehat kepada siswa.
Jika dilihat berdasarkan jaraknya, maka maksimal siswa yang dapat dijangkau adalah empat kilometer dari SPPG.
“Sehingga pada saat pendistribusian, makanan masih layak untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (bud)
Editor : M. Ainul Budi