Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sapi Warga Tamanan Bondowoso Dibeli Presiden, Ukuran Jumbo Beratnya Hampir 1 Ton

Ilham Wahyudi • Jumat, 6 Juni 2025 | 01:41 WIB

 

DIPERIKSA: Disnakkan Bondowoso memeriksa sapi peliharaan Riyan, sebelum dibeli oleh Presiden RI Prabowo.
DIPERIKSA: Disnakkan Bondowoso memeriksa sapi peliharaan Riyan, sebelum dibeli oleh Presiden RI Prabowo.

TAMANAN, Radar Ijen - Bangga dan haru campur jadi satu dirasakan Mohammad Riyanto, warga Desa/Kecamatan Tamanan, Bondowoso.

Sapi peliharaannya tak tanggung-tanggung, dibeli langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk kurban Idul Adha tahun ini.

Sapi jenis Simental itu berbobot nyaris satu ton, tepatnya 948 kilogram.

Tampilannya kekar, bulu bersih dan tubuh tinggi menjulang. Tak heran jika akhirnya terpilih dari tiga kandidat yang diajukan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso ke provinsi.

Sebagai catatan, sapi jenis Simental dikenal dengan postur besar dan pertumbuhan yang cepat. Perawatan intensif membuat bobotnya bisa melonjak drastis. Tak heran jika Presiden Prabowo tertarik.

Kini, tinggal menunggu momen pemotongan. Warga Desa Ramban Kulon pun bersiap menyambut Idul Adha dengan penuh sukacita, sekaligus bangga karena kampung mereka kedatangan hewan kurban dari orang nomor satu di negeri ini.

Kabid Keswan dan Kesmavet Disnakkan Bondowoso, drh Cendy Herdiawan mengatakan, sebelumnya ada data tiga sapi yang ajukan kepada Pemprov Jatim.

Dari data itu, tim presiden memilih sapi milik Riyan. Presiden RI Prabowo Subianto membeli sapi dari berbagai daerah, untuk kebutuhan kurban. 

Menariknya, meski dibeli Presiden, sapi tersebut tidak dikirim ke Jakarta atau kota besar lain. Pemotongan tetap dilakukan di Bondowoso, tepatnya di Masjid Badrul Falah, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee. Dagingnya akan disalurkan ke masyarakat sekitar melalui Bagian Kesra Pemkab.

“Kami siapkan dua dokter hewan untuk mengawal seluruh proses pemotongan, dari awal sampai distribusi,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Mohammad Riyanto mengaku tak pernah menyangka, sapi peliharaannya akan dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia.

Sebelumnya dia hanya mencoba mengusulkan sapi miliknya, kepada Disnakkan Bondowoso, ketika mencari sapi dengan bobot 800 kilogram hingga satu ton. “

Gak nyangka sapi saya yang dipilih. Pastinya senang,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, sapi peliharaannya yang dibeli presiden, bisa mencapai bobot hampir satu ton. Karena mendapat perlakuan khusus.

Misalnya, pada pagi dan sore hari, secara rutin diberikan campuran ampas tahu dan katul. Rumput atau pakan lainnya juga dipastikan tak pernah kekurangan. 

Selain itu, kebersihan kandang dan sapi juga tak luput dari perhatiannya. Peliharaannya dibuat senyaman mungkin, sehingga proses penggemukan hingga pertumbuhan berjalan dengan baik. “Gak sampai lima tahun saya memeliharanya,” pungkasnya. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#prabowo #Idul Adha #Sapi #Bondowoso