BADEAN, Radar Ijen - Mobil ambulans Puskesmas Tenggarang Bondowoso terlibat kecelakaan beruntun, Jum’at (30/5) malam. Saat kejadian, kendaraan tersebut diketahui sedang membawa pasien.
Diketahui, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di simpang empat pengairan Bondowoso. Melibatkan satu mobil Ertiga dan Pikep L300.
Pasca terlihat kecelakaan beruntun, pasien yang dibawa oleh ambulans tersebut langsung diganti dengan ambulans lain di Bondowoso.
Pasien tersebut rencananya akan dirujuk ke RSD dr H Koesnadi Bondowoso, dari Puskesmas Tenggarang Bondowoso.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas tersebut. Namun tiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan yang cukup parah.
Komandan Regu Laka Lantas Satlantas Polres Bondowoso, Aipda Fahrul Anam menyampaikan, kejadian bermula ketika ambulans itu melaju dari arah timur ke barat, simpang empat pengairan Bondowoso.
Kemudian dari arah selatan melaju kendaraan Honda Ertiga. Meski lampu lalu lintas sudah kuning, namun sopir tetap memacu kendaraannya. “Ngejar lampu kuning, tapi tetap memaksakan,” katanya.
Mengetahui ada ambulans dari arah lain, mobil dengan nomor polisi P 1299 AW tersebut berhenti mendadak dan sempat melakukan pengereman.
Namun dari arah yang sama, melaju kendaraan lain yakni. L300 dengan nomor polisi EA 9023 E. Kendaraan tersebut diduga tidak nutut untuk melakukan pengereman.
Akibatnya, kendaraan L300 itu menabrak kendaraan yang ada di depannya. Hal itu membuat Honda Ertiga yang sudah berhenti sebelumnya, menabrak ambulans yang melaju dari arah timur.
Fahrul juga menyebut, pasien yang dibawa oleh ambulans itu tidak mengalami cedera apapun. Namun, dia harus dipindahkan ke ambulans lain.
Agar dapat segera dirujuk ke RSUD dr H Koesnadi Bondowoso. “Dipindahkan ke ambulans Tlogosari,” tuturnya.
Dia juga menyebut, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi di simpang empat pengairan Bondowoso itu. “Hanya kerugian materil saja,” pungkasnya. (ham)
Editor : M. Ainul Budi