Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Awali Dengan Pola 20-80, Selalu Perhatikan Asupan Makanan Setiap Hari, ini Saran dan Tipsnya Rumah Sakit Cahya Medika (RSCM) Bondowoso

Faqih Humaini • Jumat, 23 Mei 2025 | 00:36 WIB
MENIKMATI: dua muda-mudi saat menikmati jam makan siangnya dengan mengonsumsi makanan sehat. (FAQIH/RJ)
MENIKMATI: dua muda-mudi saat menikmati jam makan siangnya dengan mengonsumsi makanan sehat. (FAQIH/RJ)

BATAAN, Radar Ijen - Mengubah pola makan menjadi lebih sehat tidak harus drastis dan menyiksa.

Menurut owner sekaligus direktur Rumah Sakit Cahya Medika (RSCM) Bondowoso, dr. Amanda Cahya Yanuartika, langkah pertama untuk memulai pola makan sehat bisa dimulai dari prinsip sederhana namun efektif, yaitu prinsip 20-80.

“Cara paling mudah untuk memulai pola makan sehat adalah dengan membagi konsumsi makanan dalam sehari, yaitu 20 persen untuk makanan yang diolah, dan 80 persen untuk realfood,” ujarnya.

Wanita kelahiran Bondowoso itu menjelaskan bahwa realfood adalah makanan alami yang berasal langsung dari alam, seperti nasi, tempe, daging, dan buah, yang dimasak dengan cara sederhana tanpa banyak bahan tambahan.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa meskipun makanan berasal dari bahan alami, jika diolah dengan cara yang salah seperti digoreng berlebihan, ditambahkan banyak gula atau garam, maka kandungan nutrisi dalam makanan bisa rusak atau hilang.

Bahkan, zat-zat tambahan dalam proses pengolahan tersebut dapat merusak tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

“Kalau hari ini sudah makan makanan olahan seperti tepung-tepungan, gorengan, atau makanan manis, maka sisanya harus diimbangi dengan realfood.

Tujuannya agar tubuh tetap mendapatkan asupan sehat yang bisa menetralkan zat-zat tidak sehat yang sebelumnya dikonsumsi,” jelasnya.

dr. Amanda juga mengingatkan pentingnya membatasi konsumsi makanan tinggi lemak, minyak, mentega, dan gula.

Ia menekankan bahwa gula yang dikonsumsi berlebihan dapat berubah menjadi lemak dalam tubuh, dan menjadi pemicu berbagai penyakit metabolik seperti obesitas, diabetes, dan jantung.

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam memulai pola makan sehat bukanlah pada jenis makanannya, tetapi pada niat dan komitmen.

“Yang paling susah itu niatnya ya, karena kadang kita tahu itu tidak sehat tapi tetap dimakan.

Padahal, apa yang kita makan hari ini akan menjadi manifestasi tubuh kita di masa depan,” ujarnya.

Dengan kesadaran dan pemahaman yang benar tentang pola makan sehat, dr. Amanda berharap masyarakat dapat mulai mengubah gaya hidup mereka sedikit demi sedikit.

“Tidak harus sempurna langsung, tapi mulailah dari prinsip sederhana seperti 20-80 tadi, karena perubahan kecil yang konsisten jauh lebih baik daripada perubahan besar yang tidak bertahan lama,” pungkasnya. (faq)

Editor : M. Ainul Budi
#realfood #dokter #Kesehatan #rscm #PolaHidupSehat #Bondowoso #health