Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Usai Sound Horeg Ukuran Jumbo Timpa Dua Korban di Bondowoso, Pemilik Sound Hanya Modal Minta Maaf Saja?

M. Ainul Budi • Rabu, 21 Mei 2025 | 18:50 WIB
TERTIMPA SOUND JUMBO: Tangkapan layar korban yang tertimpa sound horeg ukuran jumbo tepat dibelakang truk.
TERTIMPA SOUND JUMBO: Tangkapan layar korban yang tertimpa sound horeg ukuran jumbo tepat dibelakang truk.

radar jember - SOUND horeg yang terjatuh dan menimpa dua korban itu, merupakan sound milik Safa Audio Bondowoso.

Pasca insiden pemiliknya langsung memberikan klarifikasi dan permohonan maaf. Sehingga persoalan itu dianggap sudah selesai.

Meski masih mendapat banyak perhatian dari berbagai pihak.

Pasca mendapatkan perawatan di Puskesmas Jambesari, dua korban dinyatakan dalam kondisi baik-baik saja.

Mereka dapat melakukan aktifitas seperti biasa, meski ada jahitan luka pada bagian kepalanya.

Mereka memang langsung dipulangkan ke rumah masing-masing, serta disarankan untuk kontrol kesehatan di Puskesmas terdekat.

Pemilik Safa Audio, Bahul dengan tegas menyampaikan permohonan maafnya, di depan Kapolsek Jambesari, Korban dan Panitia Pelaksana Imtihan.

Dia berjanji akan lebih berhati-hati, saat melakukan pawai sound atau kegiatan lainnya.

Sehingga tak mengganggu keamanan dan kenyamanan warga sekitar.

“Kedepannya saya akan lebih berhati-hati lagi,” katanya.

Diketahui, middle sound yang ada pada bagian atas terjatuh, pasca tersangkut dahan pohon. Ketinggiannya mencapai lima hingga enam meter.

Selain melukai dua korban, bagian sound yang terjatuh juga rusak parah. 

Sementara itu, Korban Nadia Friska Maulani Dewi mengaku dalam kondisi baik-baik saja, meski masih merasa kesakitan di beberapa bagian tubuhnya.

“Intinya sudah sehat, bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Termasuk sudah bisa sekolah lagi,” ucapnya.

Diketahui saat ini korban merupakan siswa kelas X, di salah satu sekolah di Bondowoso. Atas kejadian tersebut, dia mengalami luka pada bagian kepala, sehingga harus dijahit dengan tujuh jahitan.

Sebelum kejadian, dia mengaku sempat merasa pusing dan panas.

“Disana saya cuma ikut saja. Bukan jadi dancer,” pungkasnya. (ham/bud)

SEPUTAR SOUND HOREG MEMAKAN KORBAN

 

Editor : M. Ainul Budi
#sound horeg #Bondowoso