TENGGARANG, Radar Ijen - Komisi II DPRD Bondowoso kembali menyoroti banyaknya aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang mangkrak dan tidak difungsikan selama bertahun-tahun.
Hal ini tentu menjadi catatan bagi eksekutif agar segera menyelesaikan permasalahan aset daerah yang tidak dikelola dengan baik.
Ketua Komisi II, Tohari, menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut.
Dia menyebutkan bahwa tak sedikit dari aset itu memiliki nilai bangunan miliaran rupiah namun dibiarkan terbengkalai tanpa kejelasan pemanfaatan.
“Bukan hanya dua atau tiga tahun, banyak aset Pemkab mangkrak bertahun-tahun. Padahal nilainya miliaran. Pertanyaannya, sampai kapan Pemda akan membiarkan ini?,” tegasnya.
Dirinya mengingatkan agar pemerintah jangan terlalu kaku dalam melihat opsi pemanfaatan aset.
Ia mencontohkan, beberapa instansi pemerintah pusat mengalami kesulitan mencari kantor, sementara Pemkab justru menyia-nyiakan gedung-gedung kosong.
"Kalau tidak bisa disewakan atau dikerjasamakan, minimal dipinjam-pakaikan agar ada yang merawat," kata Tohari.
Ia menekankan bahwa dipinjam-pakaikan bukan berarti merugikan Pemkab, justru menghemat anggaran pemeliharaan yang selama ini pun tidak berjalan optimal.
Langkah awal yang kini dilakukan Komisi II adalah melakukan pendataan menyeluruh terhadap aset yang mangkrak.
Namun Tohari menegaskan, pihaknya bukan eksekutor kebijakan.
“Kami bukan pelaksana. Eksekusinya tetap ada di Pemda. Kalau mereka tidak serius, ya sudah, tinggal tunggu saja gedung-gedung itu ambruk,” tegas dia.
Ia juga memberikan contoh konkret soal aset yang sudah rusak, seperti mobil dinas yang sampai ditumbuhi rumput, atau rumah dinas guru dan dokter yang tinggal puing.
“Kalau dilelang bisa jadi uang, kalau diserahkan ke SMK otomotif bisa jadi bahan praktik. Banyak pilihan sebenarnya,” tambahnya.
Tohari berharap agar Pemkab segera bertindak serius, tidak hanya membangun gedung demi proyek, tetapi juga memastikan manfaat jangka panjangnya.
“Kalau tidak ada yang memelihara, bukan manfaat yang kita dapat, tapi kerugian. Gedung BLUD pun bisa jadi calon mangkrak kalau tidak diseriusi. Sekarang saatnya aset ini dimaksimalkan, bukan dibiar-biarkan,” pungkasnya. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi