TAMAN, Radar Ijen - Warga Dusun Krocok, Desa Taman, Kecamatan Taman Krocok, digegerkan dengan penemuan seorang anak laki-laki berusia 4 tahun yang ditemukan meninggal dunia di kolam penampungan air sawah pada Selasa (15/4) sore, sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama FMAF, warga Desa Taman. Kini, jenazah sudah dimakamkan olej pihak keluarga.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat korban bermain bersama temannya, sejak pukul 11.00. Pihak keluarga sempat mencari korban karena hingga pukul 12.00 belum juga pulang ke rumah, namun tidak berhasil menemukan keberadaannya. Hingga akhirnya, sekitar pukul 14.00 WIB, rekannya itu memberi tahu seorang buruh tani bernama Alim korban hanyut di kolam penampungan air.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto membenarkan kejadian tersebut. Saksi langsung menuju ke lokasi dan menemukan korban sudah berada di dalam kolam. "Saksi kemudian berinisiatif mengangkat korban ke pematang sawah dan memberikan pertolongan pertama. Namun sayangnya, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ujarnya, kemarin (16/4).
Kolam tempat ditemukannya korban berada di sawah milik Din alias Bahori. Kolam tersebut memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter dengan panjang 4,5 meter dan lebar 1,5 meter. Diduga korban terpeleset saat bermain di sekitar area tersebut.
Saat diketahui, korban sudah meninggal, saksi Alim memanggil rekan-rekannya yang juga sedang bekerja di sawah, di antaranya Bayu, Satria, dan lainnya, untuk membantu membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Taman Krocok. Namun pihak puskesmas menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum sampai di fasilitas kesehatan tersebut. “Korban sudah dimakamkan di TPU Dusun Krocok dan situasi saat ini aman serta kondusif. Kami imbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain di area berbahaya tanpa pengawasan,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mendata sejumlah saksi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi