Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Update Insentif Guru Ngaji di Bondowoso, Bupati Ra Hamid Sebut Janji Bakal Cair sebelum Lebaran

Radar Digital • Senin, 24 Maret 2025 | 21:41 WIB

 

Bupati Bondowoso ABDUL HAMID WAHID
Bupati Bondowoso ABDUL HAMID WAHID
 

BLINDUNGAN, Radar Ijen - Pemkab telah mengalokasikan dana insentif sebesar Rp 1,5 juta bagi 5.848 guru mengaji di Bondowoso. Meski kabar ini disambut baik, proses pencairan dana menghadapi tantangan administratif. Terutama terkait validasi data dan status rekening penerima. Pihak pemkab dan Bank Jatim bekerja sama untuk memastikan insentif tersebut bisa dicairkan sebelum Lebaran.

Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa program ini adalah bentuk penghargaan terhadap peran guru ngaji dalam membangun moral dan keagamaan masyarakat. Namun, pencairan tidak serta-merta dilakukan tanpa verifikasi yang ketat. “Kami ingin insentif ini tepat sasaran dan diberikan kepada mereka yang benar-benar berhak,” ujar Bupati.

Salah satu kendala utama adalah rekening pasif milik beberapa guru mengaji yang belum diperbarui. Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Bondowoso Soehari menjelaskan bahwa pihaknya harus berkoordinasi dengan Bank Jatim untuk memastikan rekening penerima aktif. "Jika ditemukan rekening yang tidak aktif, penerima akan dihubungi agar segera melakukan aktivasi," ungkapnya.

Kesulitan lain muncul dari pemotongan pajak dan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Dari Rp 1,5 juta yang diterima setiap guru mengaji, terdapat pemotongan sekitar Rp 241.200 untuk pajak penghasilan (PPh) dan iuran BPJS. Meski pemotongan itu sesuai regulasi, sebagian penerima mengaku kurang memahami mekanismenya, sehingga memerlukan sosialisasi lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Beberapa guru mengaji yang sudah menerima insentif tahun sebelumnya mengungkapkan harapan agar proses pencairan kali ini lebih cepat dan transparan. “Tahun lalu ada keterlambatan karena rekening bermasalah. Semoga sekarang tidak terulang lagi,” ujar Ahmad, salah satu penerima manfaat di Kecamatan Tamanan.

Pemkab Bondowoso berjanji akan terus memperbaiki mekanisme pencairan agar semakin efisien pada tahun-tahun mendatang. “Kami belajar dari pengalaman sebelumnya dan akan terus meningkatkan sistem administrasi agar insentif ini bisa diterima tanpa kendala,” tambah Soehari.

Dengan komitmen pemerintah daerah dalam mengapresiasi para guru mengaji, diharapkan insentif itu bisa membantu meringankan beban mereka. Terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, peningkatan layanan administrasi menjadi tantangan yang perlu terus disempurnakan agar program ini berjalan lancar setiap tahunnya. (faq/c2/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Bondowoso #guru ngaji