BLINDUNGAN, Radar Ijen - Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan segera menggelar proses open bidding untuk mengisi kekosongan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Saat ini, terdapat 11 OPD dan satu Camat yang belum memiliki pejabat eselon dua definitif.
Selain itu, beberapa jabatan di eselon tiga dan kepala bagian juga mengalami kekosongan. Pj Sekda Bondowoso, Fathur Rozi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen terhadap pejabat eselon tiga yang berpotensi mengisi posisi tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi merosotnya pelayanan terhadap masyarakat. “Asesmen ini masih up to date dan bisa digunakan untuk pertimbangan lebih lanjut,” ujarnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa hasil asesmen tersebut masih dalam tahap pertimbangan dan akan menjadi prioritas utama dalam proses seleksi nantinya. Untuk jabatan eselon dua, pemerintah daerah akan terlebih dahulu melakukan asesmen ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Setelah asesmen di Kemendagri dan KASN, baru kemudian dilakukan penataan. Setelah itu, kami akan melaksanakan open bidding untuk mengisi jabatan eselon dua yang kosong,” jelasnya.
Namun, ia mengakui bahwa proses tersebut juga bergantung pada kesiapan anggaran daerah. Meningat saat ini masih dalam tahap efisiensi anggaran. “Kami tetap akan menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Semoga saja nanti tidak dikenakan efisiensi anggaran yang dapat menghambat proses ini,” katanya.
Lebih lanjut, Fathur Rozi menegaskan bahwa tujuan utama dari pengisian jabatan ini adalah untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. “Jangan sampai pelayanan masyarakat terkendala akibat kekosongan jabatan ini,” tambahnya.
Saat ini, beberapa OPD yang kosong masih dijalankan oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). Namun, ia menilai bahwtidaka efektivitas kinerja akan maksimal jika jabatan tersebut tidak segera diisi oleh pejabat definitif. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan tahapan seleksi dalam waktu dekat. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi