KALIANYAR, Radar Ijen - Seorang wisatawan bernama Khoirud Dian, 19, asal Kabupaten Sumenep, sempat dinyatakan hilang di kawasan wisata Kawah Ijen sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan kemarin (24/2) sekitar pukul 07.47. Kini, Dian sudah mendapatkan perawatan medis oleh pihak kesehatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Sigit Purnomo menjelaskan, kejadian bermula saat Dian bersama rombongan yang terdiri atas 45 orang asal Madura melakukan kunjungan wisata pada Minggu (23/2) malam.
Pada pukul 23.30, korban berpamitan kepada rekannya, Robi dan Wahyu, untuk turun lebih awal dari kawasan wisata dengan alasan ingin berkunjung ke rumah saudaranya di Bondowoso.
"Namun, hingga Senin pagi, korban belum tiba di tujuan dan tidak dapat dihubungi," ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Bondowoso segera melakukan langkah cepat dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama tim gabungan yang terdiri atas personel kepolisian, TNI, tenaga medis, serta warga setempat.
Mereka melakukan pencarian dan pendataan guna memastikan keberadaan korban serta kemungkinan kendala yang dihadapi di lapangan.
Pencarian yang berlangsung sejak pagi akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 08.30, Dian ditemukan dalam kondisi selamat.
Saat ditemukan, ia langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari puskesmas setempat untuk memastikan kondisinya dalam keadaan baik setelah semalaman tidak diketahui keberadaannya.
Sigit melanjutkan, kini Dian telah berada di rumah saudaranya di Desa Sukodono, Kecamatan Pujer. Situasi di lokasi kejadian pun terpantau aman dan kondusif.
Dirinya mengimbau wisatawan yang berkunjung ke Kawah Ijen untuk selalu mematuhi arahan pemandu wisata dan tidak melakukan perjalanan sendiri.
"Terutama pada malam hari, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang," katanya.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi situasi darurat.
BPBD Bondowoso juga menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan sistem pemantauan dan komunikasi untuk memastikan keamanan para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di wilayah tersebut. (faq/c2/bud)
Editor : M. Ainul Budi