radarjember.Id - Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) di Bondowoso memang perlahan menurun tetapi belum mereda. Saat ini, Pemkab Bondowoso kembali mendapat bantuan vaksin PMK dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim. Total vaksin yang diterima sebanyak 18.000 dosis.
Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Disnakkan Bondowoso drh Cendy Herdiawan mengatakan, vaksin itu akan disebar ke seluruh pusat kesehatan hewan (puskeswan). "Mereka yang tahu titik-titik mana yang perlu dilakukan vaksin terhadap ternak milik masyarakat," tuturnya.
Cendy menjelaskan, PMK juga berpotensi terjadi pada kambing. Oleh karena itu, vaksin juga akan dilakukan pada kambing. "PMK ini kan tidak hanya menyerang sapi, tapi juga menyerang kambing," jelasnya.
Baca Juga: Harapan Besar Bondowoso Berkah, Perbaikan Infrastruktur Bakal Jadi Prioritas Kedepan
Vaksin kali ini juga diperuntukkan bagi ternak yang akan divaksin kedua hingga vaksin booster. "Namun, di Bondowoso itu sudah banyak ternak yang vaksin booster. Maka dari itu kasus ternak yang terpapar PMK hanya ternak yang berasal dari luar kota," imbuhnya.
Sebelumnya, Bondowoso mendapat bantuan vaksin PMK dari Pemprov Jatim pada Januari 2025 lalu. Informasinya, hingga akhir 2024, total populasi sapi di Bondowoso sebanyak 175.368 ekor. Dari jumlah tersebut, yang telah tervaksin PMK sejumlah 90.149 ekor atau 62,18 persen.
Menurutnya, vaksin ini merupakan upaya pencegahan dan penguatan imunitas ternak agar ternak tak kembali terjangkit. Oleh karena itu kasus PMK di Kota Tape cenderung menurun. "Bahkan di seluruh Indonesia, kasusnya sudah melandai," pungkasnya. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis