PEMKAB melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) telah mencanangkan program renovasi Alun-Alun Bondowoso pada tahun ini.
Plt Kepala BP4D Bondowoso, Anisatul Hamidah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mempercantik dan menghidupkan kembali ruang publik tersebut agar lebih nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam perencanaannya, salah satu konsep utama yang diterapkan adalah "Jogo Alun-Alun," yang berarti menjaga dan merawat alun-alun sebagai tanggung jawab bersama.
Anis menjelaskan bahwa tidak hanya pemerintah yang memiliki kewajiban dalam pemeliharaan taman kota ini, tetapi juga seluruh unsur masyarakat.
"Partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat sangat dibutuhkan agar alun-alun tetap bersih, aman, dan nyaman untuk dikunjungi," ungkapnya.
Sejumlah warga pun berharap alun-alun dapat segera di percantik. Salah satu warga asal Kelurahan Blindungan, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Muhammad Lutfi, mengungkapkan bahwa kebersihan alun-alun masih relatif terjaga.
Hal ini karena setiap hari ada petugas dari dinas terkait yang melakukan pembersihan.
Namun, ia menyoroti kondisi beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan.
“Tetapi kondisi trotoar sudah banyak yang rusak, banyak yang tidak layak. Beberapa sarana seperti taman bermain anak juga sudah tidak layak,” ungkap Lutfi.
Menurutnya, warga Bondowoso sangat setuju jika alun-alun segera direnovasi.
Ia menilai sudah waktunya ruang publik ini diperbaiki agar lebih nyaman digunakan oleh masyarakat.
“Kami warga Bondowoso sangat setuju jika Alun-alun Bondowoso dilakukan renovasi, karena sudah saatnya,” katanya.
Editor : M. Ainul Budi