Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hanya Ada Tiga Museum Kereta di Indonesia, Salah Satunya di Bondowoso, Bagaimana Sejarah Panjangnya?

Radar Digital • Kamis, 16 Januari 2025 | 23:09 WIB

HILMI BASKORO/RADAR IJEN  BELUM BANYAK PENGUNJUNG: Kepala Stasiun Bondowoso Sugeng Adiwiyono masih setia menjalankan tugas sebagai kepala stasiun sekaligus museum tanpa adanya perjalanan aktif kereta.
HILMI BASKORO/RADAR IJEN BELUM BANYAK PENGUNJUNG: Kepala Stasiun Bondowoso Sugeng Adiwiyono masih setia menjalankan tugas sebagai kepala stasiun sekaligus museum tanpa adanya perjalanan aktif kereta.
                                                             

Radar Jember – Sejarah kelam pernah terjadi dalam perkeretaapian Bondowoso. Kejadian ini terjadi pada 23 November 1947, ketika 100 pejuang kemerdekaan dibawah ke Surabaya menaiki gerbong kereta oleh Belanda.

Pemindahan pejuang kemerdekaan ini tanpa mempertimbangkan aspek kemanusian, karena mereka semua dimasukan ke tiga gerbong barang yang tiap gerbongnya diisi sekitar 30 orang.

Tak ada lubang ventilasi untuk menghirup udara segar dari dalam gerbong, selain mereka saling berdesakan dan susah bernafas, mereka juga tidak makan dan minum selama perjalanan.

Alhasil, kebanyakan dari pahlawan kemerdekaan berakhir tragis di gerbong maut tersebut. 10 jam perjalanan, menjadi neraka waktu yang merebut kehidupan para pejuang kemerdekaan.

Menurut catatan Monumen Perjuangan Jawa Timur, dari 100 tahanan yang dimasukkan ke dalam gerbong, hanya 12 orang yang ditemukan dalam kondisi sehat.

Sebanyak 46 tahanan meninggal dunia akibat kehabisan oksigen, 31 orang lainnya mengalami sakit ringan, dan 11 sisanya mengalami sakit berat.

"Tragedi itu lantas dikenal dengan sebutan peristiwa gerbong maut. Dan selalu diperingati setiap tahun," jelas Sekretaris Dinas Pariwisata Bondowoso Adi Sunaryadi.

Peristiwa Gerbong Maut ini menjadi catatan kelam para pejuang kemerdekaan dalam mengusir penjajah.

Tragedi ini juga menjadi salah satu peristiwa pilu yang harus dipikul bangsa ini dengan rasa bangga, sebab tanpa para pejuang kemerdekaan, bangsa Indonesia tidak akan bisa menikmati kehidupan setenang ini tanpa penjajahan.

Monumen Gerbong Maut saat ini menjadi ikon bagi kota Bondowoso, hampir semua wisatawan ke Bondowoso tidak lupa mampir ke monumen itu. Sebagai bentuk mengenang sejarah yang turut andil membentuk bangsa ini.

Editor : Radar Digital
#Gerbong Maut #Bondowoso