Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Momen Nataru, Wisatawan ke Bondowoso Berkurang Dibanding Tahun Lalu

Radar Digital • Sabtu, 4 Januari 2025 | 18:35 WIB

MASIN FAVORIT: Air Terjun Blawan di Kecamatan Ijen masih menjadi salah satu jujugan favorit bagi wisatawan ketika berada di Ijen.
MASIN FAVORIT: Air Terjun Blawan di Kecamatan Ijen masih menjadi salah satu jujugan favorit bagi wisatawan ketika berada di Ijen.
  

DABASAH, Radar Ijen - Tingkat kunjungan wisatawan di Bondowoso selama tahun 2024 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2023. Pada tahun 2023, jumlah kunjungan wisata hanya 555.171 pengunjung. Sementara tahun 2024, mencapai 611.361 kunjungan. Hal ini pun menjadi kabar baik bagi dunia pariwisata Bondowoso.

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso mencatat, dari angka tersebut, sebanyak 566.237 merupakan wisatawan Nusantara (wisnus). Sedangkan wisatawan mancanegara (wisman) hanya berjumlah 45.124 pengunjung. "Total kunjungan wisnus dan wisman mencapai 178.500 pengunjung," jelas Kabid Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Bondowoso Yuni Dwi Sri Handayani.

TWA Kawah Ijen masih menjadi primadona. Buktinya, 29,20 persen kunjungan adalah ke TWA Kawah Ijen. Di sisi lain, meskipun destinasi wisata alam di Kecamatan Ijen terbilang banyak, Air Terjun Kalipait menjadi jujugan dengan kunjungan terbanyak kedua setelah TWA Kawah Ijen, dengan 20.662 wisatawan. "Kunjungan wisnus mencapai 19.914, sedangkan wisman hanya 748 pengunjung. Mungkin karena satu jalur dengan Kawah Ijen, sekalian mampir," paparnya.

Namun demikian, meskipun kunjungan wisatawan ke Bondowoso meningkat, wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam di Bumi Ki Ronggo justru menurun pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di momen Nataru 2023, wisatawan yang berkunjung ke Bondowoso mencapai 84.099 pengunjung.

Jumlah kunjungan di momen Nataru tersebut mengalami penurunan yang sangat signifikan di tahun 2024, yang hanya ada 31.357 wisatawan. "Jika dibanding tahun kemarin, sangat turun tingkat kunjungannya di tahun 2024 ini. Pastinya karena cuaca yang sangat ekstrem," pungkasnya.

Sebelumnya, Kadisparbudpora Bondowoso Mulyadi mengakui adanya potensi menurunnya kunjungan wisata saat Nataru. Bukan tanpa alasan, kini telah memasuki musim hujan. Belakangan juga terjadi banjir di Bondowoso. Belum lagi Gunung Raung yang sempat erupsi ringan, belum lama ini. "Semoga cuaca bisa bersahabat sehingga tidak mengurangi kunjungan wisata," terangnya. (hlb/c2/bud)

Editor : Radar Digital
#Air Terjun Blawan #Kawah Ijen #Bondowoso