Membutuhkan Anggaran Sekitar Rp 6,5 Miliar
Perbaikan Jembatan Minta ke Provinsi dan Pusat
TANGSIL WETAN, Radar Ijen - Empat jembatan dan ruas jalan di Bondowoso terputus akibat banjir, beberapa hari yang lalu.
Menanggapi hal ini, Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso akan membangun kembali empat jembatan ambruk tersebut pascabanjir di Kecamatan Tlogosari dan Wonosari.
Plt Kepala BSBK Bondowoso Dadan Kurniawan, Kamis (26/12) lalu, mengatakan, pembangunan empat jembatan diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar.
Namun, angka tersebut kemungkinan bertambah lantaran pihaknya masih akan mendata jembatan yang terdampak lainnya.
"Sekarang masih diinventarisasi lagi oleh rekan-rekan. Karena ada juga jembatan yang terdampak banjir yang abutmennya rusak," jelasnya.
Beberapa jembatan yang ambruk itu pun mengakibatkan sejumlah ruas jalan terputus. Beruntung, putusnya jembatan itu tak menelan korban jiwa.
Dadan menjelaskan, anggaran perbaikan akan diusulkan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Karena masih ada beberapa yang menjadi prioritas, yakni pembangunan Dam Pakisan dan jalan ambles di Desa Tangsil Wetan yang kami anggarkan di APBD," imbuh Dadan.
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, tiga jembatan ambruk lantaran terdampak banjir yang menerjang Kecamatan Tlogosari.
Di antaranya yakni jembatan di Dusun Doren Desa Brambang Darussalam, jembatan penghubung Dusun Butok-Dusun Sukorejo di Desa Pakisan.
Lalu, jembatan penghubung Desa Pakisan dengan Desa Sulek, Kecamatan Tlogosari.
Sementara, satu jembatan lainnya yang ambruk terdapat di Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari.
Sebagai informasi, banjir dan tanah longsor di Kecamatan Tlogosari terjadi pada Minggu (22/12) kemarin. Bencana ini mengakibatkan pipa saluran air bersih terputus.
Di hari yang sama, banjir juga terjadi di Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari. (hlb/c2/bud)
Editor : Radar Digital