KADEMANGAN, Radar Ijen - Beberapa halte di Bondowoso bersolek.
Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso merenovasi tiga halte di pusat kota guna mengakomodasi penumpang berkebutuhan khusus.
Selain dalam rangka Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RAN HAM), renovasi itu juga untuk mendukung penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN).
Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Bondowoso Ahmad Syaihu menyatakan bahwa renovasi itu bertujuan menciptakan fasilitas yang lebih ramah disabilitas dengan menambahkan akses jalan yang memudahkan penyandang disabilitas menjangkau halte.
"Ketiga halte itu halte yang di Jalan HOS Cokroaminoto, halte di Jalan Ahmad Yani, dan Halte Nangkaan," ungkapnya.
Syaihu menjelaskan, pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada posisi strategis halte yang berada di lingkar pusat kota.
Selain itu, renovasi juga dilakukan untuk mempercantik tampilan halte agar lebih menarik dan nyaman bagi pengguna.
"Jadi, teman-teman disabilitas juga punya hak yang sama untuk menggunakan kendaraan publik," ungkapnya, Jumat (27/12).
Dia juga menjelaskan bahwa renovasi ini merupakan bagian dari implementasi RAN HAM.
Sebab, salah satu aspek yang dinilai dalam RAN HAM adalah ketersediaan fasilitas publik yang memadai, termasuk halte.
“RAN HAM adalah komitmen pemerintah untuk memajukan hak asasi manusia. Terutama bagi empat kelompok sasaran, yakni perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat,” ujar Syaihu. Diketahui, Bondowoso sempat menjadi juara satu penilaian RAN HAM tingkat provinsi tahun 2023 lalu.
Di sisi lain, imbuh Syaihu, renovasi tiga halte itu juga mendukung arahan Polres Bondowoso terkait Jalan Ahmad Yani yang merupakan kawasan tertib lalu lintas.
Dengan perbaikan fasilitas halte, diharapkan mobilitas penumpang di kawasan tersebut menjadi lebih lancar dan teratur.
Sebagai langkah ramah lingkungan, halte yang direnovasi itu menggunakan sumber listrik berbasis tenaga surya.
Meski demikian, salah satu halte mengalami kendala karena panel surya tertutup oleh pepohonan.
"Dishub berencana melakukan pengeprasan pohon bersama dinas terkait agar panel surya dapat berfungsi optimal," pungkasnya. (hlb/c2/bud)
Editor : Radar Digital