Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalur Sepeda di Jantung Kota Bondowoso Akan Dievaluasi, Banyak Ditempati Parkir Roda Empat

Radar Digital • Kamis, 19 Desember 2024 | 18:17 WIB

SALAH TEMPAT: Penampakan jalur sepeda di Jalan Ahmad Yani yang justru jadi tempat parkir kendaraan roda empat.
SALAH TEMPAT: Penampakan jalur sepeda di Jalan Ahmad Yani yang justru jadi tempat parkir kendaraan roda empat.


BADEAN, Radar Ijen - Baru saja dibangun, jalur sepeda di sepanjang Jalan Ahmad Yani justru dipenuhi parkir kendaraan. Baik roda empat maupun roda dua.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Agung Trihandono menyampaikan, hal itu akan menjadi bahan evaluasi.

Agung mengakui bahwa rencana awal, jalur sepeda tersebut tidak dibangun di Jalan Ahmad Yani.

“Sebenarnya, idealnya adalah jalur sepeda itu di alun-alun. Memutari alun-alun. Karena pertimbangan suatu hal, dialihkan ke Jalan A. Yani,” ujarnya.

Agung menjelaskan, salah satu alasan pemindahan jalur sepeda adalah pemanfaatan alun-alun untuk aktivitas car free day (CFD), yang kerap dipenuhi pedagang. Hal ini membuat area tersebut kurang cocok digunakan sebagai jalur sepeda. “Karena kalau pas CFD kan (posisi jalur sepeda, Red) kepake jualan itu,” tambahnya.

Namun, penempatan jalur sepeda di Jalan Ahmad Yani juga dinilai kurang ideal. Agung mengakui bahwa Jalan A. Yani, sebagai jalur provinsi sebenarnya tidak diperuntukkan bagi jalur sepeda.

“Di Jalan A. Yani ada sisi benarnya, ada kurang benarnya. Itu jalur provinsi. Harusnya tidak ada jalur sepeda,” tegasnya.

Keberadaan jalur sepeda di Jalan A. Yani merupakan upaya memenuhi syarat Wahana Tata Nugraha (WTN), sebuah penghargaan di bidang transportasi.

“Tetapi untuk memenuhi Wahana Tata Nugraha (WTN) harus punya jalur sepeda. Akhirnya ditaruh di Jalan A. Yani,” jelas Agung. Meski begitu, ia menyadari perlu adanya koordinasi lebih lanjut. Terutama terkait penataan parkir di area tersebut yang menyangkut beberapa perkantoran.

Menurut Agung, salah satu solusi yang sedang dipertimbangkan adalah menggeser lahan parkir di Jalan A. Yani ke sisi barat. Hal ini bertujuan agar sisi timur jalan dapat dimanfaatkan untuk jalur sepeda. Jadi, memang itu perkantoran di situ, digeser saja ke arah barat (parkirnya, Red). Agar timur bisa dipake untuk bersepeda,” katanya.

Ke depan, Agung menegaskan bahwa evaluasi terhadap penempatan jalur sepeda ini akan terus dilakukan. Ia berharap keberadaan jalur sepeda dapat memberikan manfaat tanpa mengganggu fungsi jalan utama. “Itu jadi evaluasi kita semua,” pungkasnya. (hlb/c2/bud)

 

Editor : Radar Digital
#Bondowoso