Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BPBD Bondowoso Mulai Disibukkan Evakuasi Bencana, Kini Longsor di Maesan

Radar Digital • Jumat, 13 Desember 2024 | 18:41 WIB

 

EVAKUASI: Sejumlah petugas saat memeriksa tanah longsor akibat curah hujan tinggi, Rabu (11/12) malam.
EVAKUASI: Sejumlah petugas saat memeriksa tanah longsor akibat curah hujan tinggi, Rabu (11/12) malam.

TANAH WULAN, Radar Ijen  - Cuaca ekstrem yang melanda  Bondowoso menyebabkan sejumlah bencana alam mulai bermunculan, salah satunya adalah tanah longsor. Rabu (11/12) malam, sekitar pukul 10.14, terjadi longsor di Desa Tanah Wulan, Kecamatan Maesan. Kejadian tersebut dilaporkan oleh pihak setempat dan langsunh dilakukan evakuasi.

Peristiwa itu dipicu oleh curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Menurut keterangan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Bondowoso, Sigit Purnomo, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang menjadi labil setelah hujan deras. "Curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah di kawasan ini menjadi rentan longsor. Meskipun kerusakan cukup signifikan, alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Dampak longsor ini menyebabkan kerusakan pada tembok dapur milik warga setempat, yakni Bapak Jaenal Abidin. "Tembok dapur rumah beliau rusak sepanjang 6 meter, dan longsoran mencapai 5 meter tinggi dan 10 meter panjang," ungkap Sigit. Meskipun kerusakan cukup besar, beruntungnya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini.
Petugas BPBD  Bondowoso, bersama dengan tim Agen Informasi Bencana Jawa Timur 5.5, serta Pemerintah Desa Tanah Wulan, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan assessment.

Langkah awal yang diambil adalah melakukan penilaian kerusakan dan mempersiapkan langkah-langkah penanganan lebih lanjut. “Kami telah selesai melakukan assessment di lokasi, dan selanjutnya akan melaporkan hasilnya kepada atasan untuk tindak lanjut,” tambah Sigit.
Sigit  juga menekankan pentingnya kewaspadaan di musim hujan, terutama di daerah rawan longsor seperti Kecamatan Maesan. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan apabila ada potensi longsor lainnya. Kami juga terus melakukan pemantauan di berbagai titik rawan di Bondowoso," ujarnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, longsor ini tetap menjadi perhatian serius bagi pihak BPBD. (faq/bud)

Editor : Radar Digital
#Bondowoso