Radar ijen - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso sebelumnya sudah menggelar rapat koordinasi dengan tim pasangan calon 01 Ra Hamid-Ra As'ad (Rahmad) dan Paslon 02 Bambang-Gus Baqir (Bagus). Hal itu mengenai pelaksanaan depat terbuka calon bupati dan wakil bupati. Hasilnya, pelaksanaan debat kandidat akan dilaksanakan akhir bulan oktober ini hingga pertengahan November mendatang.
Awalnya, debat terbuka calon bupati dan wakil bupati Bondowoso akan digelar di luar kota. Namun setelah KPU bertemu tim masing-masing paslon, mereka sepakat agar dilaksanakan di Bumi Ki Ronggo. Hal itu sudah sesuai dengan kesepakatan dan pertimbangan dari masing-masing tim paslon.
Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas, Muhammad Makhsun menjelaskan, dalam pelaksanaan debat tersebut, ada lima orang panelis yang akan dihadirkan dari pihak akademisi, dengan teman yang sudah ditentukan. "Kami akan hadirkan beberapa panelis tentunya dari pihak akademisi," ungkapnya.
Namun begitu, KPU Bondowoso tengah mematangkan alur pelaksanaan debat kandidat, mulai dari konsep hingga pembahasannya. Hal itu untuk memjnilisir adanya kekeliruan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kendati demikian, dipastikan untuk tema debat pertama meliputi pendidikan, kesehatan, kependudukan, pangan, agraria, dan kesejahteraan sosial.
Debat calon bupati dan wakil bupati Bondowoso Pilkada 2024 ini akan digelar sebanyak tiga kali. Adapun debat publik Pilkada 2024, masing-masing akan digelar pada 28 Oktober, hingga 8 dan 19 November 2024. Sementara waktu debat diberikan 2,5 jam atau sekitar 150 menit. Ditambah iklan 30 menit, sehingga total waktu debat selama 180 menit.
Menurutnya, pelaksanaan debat yang digelar di Bondowoso. Makhsun mengakui adanya potensi kerawanan yang bisa saja terjadi karena para pendukung hadir langsung. Sehingga, diapstikan pihak TNI dan Polri akan disiapkan untuk andil memastikan pelaksanaan debat publik bisa berjalan kondusif. "Finalisasinya kami masih bicarakan ulang,” pungkasnya. (faq/bud)
Editor : Radar Digital