NANGKAAN, Radar Ijen - Seringnya solar tumpah di Bundaran Nangkaan atau di sekitar Taman Piala Adipura menjadi perhatian serius. Bahkan dalam bulan Oktober saja, beberapa kali terjadi solar tumpah. Hal ini bahkan membuat pengendara sepeda motor terjatuh hingga mengalami luka ringan.
Kasi Pemberdayaan Pemadam Kebakaran di Satpol PP Bondowoso Martanto mengakui seringnya solar tumpah di ruas jalan tersebut. Pihaknya pun mengakui belum menemui solusi untuk mencegah kejadian serupa terulang. "Posisi tumpahan sudah berkali-kali di lokasi yang sama dan selalu ada korban," ungkapnya.
Bukan satu kali atau dua kali, di bulan Oktober saja, menurut catatan Damkar Bondowoso, setidaknya ada lima kali peristiwa tumpahan solar. Terbaru, terjadi pada Minggu (20/10) pagi kemarin.
"Lagi, solar tercecer di jalan Bundaran Nangkaan. Satu pengendara sepeda motor terjatuh," ungkap Martanto. Petugas pun menggunakan deterjen untuk membersihkan solar.
Selain tumpahan solar terjadi pada Minggu (20/10) kemarin, tumpahan solar di Bundaran Nangkaan juga terjadi pada tanggal 3 Oktober, 7 Oktober, 11 Oktober, dan 15 Oktober lalu.
Martanto mengungkapkan pihaknya mensinyalir seringnya solar tumpah di sini diakibatkan jalan yang memutar, sehingga sulit untuk menstabilkan kendaraan. Otomatis, solar pun bergejolak sehingga tumpah ke jalan raya. Solar yang membuat licin pun tak ayal mengakibatkan pengendara terjatuh. "Kira-kira seperti itu (penyebabnya, Red)," beber Martanto.
Martanto pun mengatakan akan kembali melakukan kajian di lokasi yang menjadi persimpangan kendaraan berat yang hendak menuju ke arah Situbondo tersebut. "Besok Senin (hari ini, red) langsung saya cek sekaligus buat video di lokasi sekalian himbauan," ungkapnya. Dia pun mengimbau kepada pengendara yang mengangkut solar untuk lebih hati-hati. Termasuk pengendara lainnya. (hlb/bud)
Editor : Radar Digital