radar jember - Kecamatan Ijen yang berada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur memiliki banyak spot wisata alam.
Salah satunya aliran air terjun Kalipait.
Berkunjung ke Kawah Ijen bisa dibilang sangat disayangkan apabila langsung pulang.
Padahal, di sekitar Kawah Ijen banyak tempat wisata yang unik.
Salah satunya adalah Air Terjun Kalipait di Kabupaten Bondowoso.
Sesuai namanya, air terjun ini rasanya pahit dan asam. Berbeda dengan air terjun lain di kawasan pegunungan yang biasanya terasa sejuk dan segar.
Air Terjun Kalipait berada tak jauh dari pos pendakian ke Kawah Ijen di Paltuding.
Jaraknya hanya sekitar 2 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 5 menit saja.
Lokasi Air Terjun Kalipait juga tidak sulit untuk ditemukan karena ada di samping jalan utama menuju Kawah Ijen via Bondowoso, Jawa Timur.
Biasanya, air terjun yang bersumber dari perbukitan sangatlah jernih. Namun, berbeda dengan Air Terjun Kalipait.
Warna Air Terjun Kalipait adalah hijau. Itu karena sumber airnya berasal dari danau Kawah Ijen yang memang berwarna hijau.
Saat masih menjadi cagar alam, Air Terjun Kalipait tertutup bagi wisatawan dengan pagar kawat berduri di pintu masuknya.
“Dulu saya ke Ijen 2018, (Kalipait) belum dibuka. Sekarang Alhamdulillah bisa lihat, jadi enggak penasaran lagi,” kata seorang pengunjung bernama Ahmad Humaini.
Namun, ia menyayangkan cukup banyaknya sampah yang bertebaran di jalan utama menuju Ijen via Bonodowoso dan sekitar Kalipait.
“Sampahnya jangan dibuang sembarangan. Nanti takutnya ditutup lagi,” sambung dia. Adapun aliran air terjun ini akan bermuara di Air Terjun Belawan, sekitar 8 km dari Gunung Ijen.
Editor : Radar Digital