Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Melihat Gua Buto di Bondowoso, Menyimpan Berbagai Sejarah? Seperti Apa Bentuknya

Radar Digital • Selasa, 6 Agustus 2024 | 00:10 WIB
Photo
Photo

 GUA Buto yang terletak di Kecamatan Sumberwringin menyimpan beragam sejarah yang sangat unik. Hingga saat ini, masih ada segelintir orang yang tetap mempertahankan warisan itu dengan sesekali datang untuk berdoa. Konon ukiran wajah di Gua Buto itu disebut sebagai Dewa Kalamakara.

Subkoordinator Sejarah pada Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso Herry Kusdariyanto menjelaskan, terdapat dua Gua Buto di Bondowoso. Di antaranya di Dusun/Desa Jirek, Kecamatan Cermee. "Kemudian yang kedua ini lokasinya di Desa Sumberejo, Kecamatan Sumberwringin," ujarnya.

BERKUNJUNG: Mahasiswa melihat keindahan ukiran wajah di Gua Buto, Desa Sumberejo, Kecamatan Sumberwringin. (FAQIH/RJ)
BERKUNJUNG: Mahasiswa melihat keindahan ukiran wajah di Gua Buto, Desa Sumberejo, Kecamatan Sumberwringin. (FAQIH/RJ)

Gua Buto yang ada di Desa Sumberejo, Kecamatan Sumberwringin, tersebut konon menyimpan sejarah yang cukup menarik untuk dibahas.

Konon gua tersebut dihuni oleh seorang petapa di zaman dulu. Belum diketahui pasti apakah petapa itu dari agama Hindu atau Buddha.

Terdapat salah satu keunikan yang ada di Gua Buto tersebut. Salah satunya terdapat sebuah angka tahun yang terbuat dari aksara kuno.

Dalam angka tersebut tertulis angka tahun 1214. "Menurut peneliti dari Belanda, angka itu berasal dari tahun Saka. Kemungkinan itu memang tahun kapan dibuatnya Gua Buta itu," bebernya.

Ukiran wajah itu mirip dengan seorang dewa bernama Kalamakara menurut kepercayaan orang Hindu.

Kalamakara biasanya digambarkan dengan wujud yang sangat mengerikan, yakni dengan mata melotot dan mulut menyeringai memperlihatkan taring. Konon dewa itu dikutuk oleh Sang Hyang Widhi hingga menjadi raksasa buas.

"Kami hingga saat ini masih terus berkolaborasi dengan akademisi untuk menguak berbagai sejarah yang ada di Gua Buto," pungkasnya. (faq/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#gua buto #Bondowoso