BADEAN, Radar Ijen - Peluang investor untuk menanamkan modal di Bondowoso masih sangat terbuka. Para pengusaha bisa mengembangkan potensinya di beberapa bidang. Khususnya sektor agraria dan perhutanan. Terdapat beberapa komoditas tanaman yang cukup potensial untuk dikembangkan.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Tenaga Kerja Bondowoso Nunung Setianingsih menyampaikan, memang industri yang masih potensial di Bondowoso di bidang pertanian. "Kalau di bidang pertanian masih cukup menjanjikan. Seperti tanaman biofarmaka juga cukup potensial," ungkapnya.
Selain pertanian, ada juga usaha di bidang pariwisata. Bondowoso yang juga memiliki sejumlah destinasi wisata cukup terkenal harus menjadi bahan pertimbangan para pengusaha. "Sektor pariwisata juga cukup potensial. Di Bondowoso ada beberapa spot wisata yang dapat mengundang para wisatawan," ucapnya.
Meski begitu, saat ini dunia industri lagi tren di bidang energi terbarukan. Hal itu menjadi salah satu kendala yang tengah dialami oleh DPMPTSP-Naker Bondowoso. Sebab, tren tersebut cukup menarik perhatian para investor.
Upaya untuk mendatangkan investor dilakukan dengan beberapa cara. Di antaranya melalui perjanjian kerja sama dengan pemerintah provinsi. Hal itu agar promosi potensi industri semakin diperluas. "Kami melakukan perjanjian kerja sama dengan Pemprov Jatim agar promosi potensi industri semakin diminati," ungkapnya.
Tahun ini pihaknya akan menyelesaikan program investment ready to offer. Program itu meliputi perincian potensi pendapatan, potensi masyarakat, letak strategis dalam pengembangan usaha. "Jadi, kalau sudah tertata, para investor bisa langsung paham lokus apa saja potensi di industrial Bondowoso," pungkasnya. (faq/c2/bud)
Editor : Radar Digital