SUMBERWRINGIN, Radar Ijen - Desa Sumberwringin, Bondowoso, dipastikan gagal melaju ke tahap 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2024.
Tak patah arang, Desa Sumberwringin bakal ikut ADWI tahun 2025. Desa Sumberwringin punya waktu satu tahun untuk memperbaiki desa wisatanya.
Kepala Desa Sumberwringin Dedi Hendriyanto memastikan desanya tidak bisa lanjut ke tahap 50 besar.
"Kita (Desa Sumberwringin, Red) hanya bisa 100 besar," ungkap Hendri, sapaan karibnya, saat dikonfirmasi, Selasa (28/5) kemarin.
Pria yang akrab disapa Hendri tersebut tidak tahu pasti apa penyebab desanya tidak bisa melaju ke tahap selanjutnya.
Namun, dia menengarai memang desanya masih menjadi desa rintisan pariwisata.
Berbeda dengan desa lain dari berbagai daerah yang sudah mapan pariwisatanya.
"Masih kalah dengan yang lain mungkin," tuturnya.
Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso Yuni Dwi Sri Handayani membenarkan Desa Sumberwringin tidak termasuk 50 besar ADWI 2024.
"Ya betul, masih belum beruntung. Karena saingannya memang se-Indonesia," tuturnya saat dikonfirmasi pada hari yang sama.
Yuni menuturkan, pihaknya akan mencatat beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi Desa Sumberwringin.
Hal ini akan menjadi perbaikan untuk beberapa desa di Bondowoso yang hendak mengikuti ADWI tahun depan.
"Kita evaluasi kekurangannya apa untuk persiapan tahun depan," ujarnya.
Yuni belum memastikan desa mana saja yang akan mengikuti ADWI 2025. Namun, pihaknya menarget setiap tahun harus ada desa yang mengikuti ajang bergengsi tersebut. "Masih belum tahu (desa mana yang ikut ADWI tahun depan, Red). Yang jelas, Desa Sumberwringin pasti ikut lagi," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, dua desa di Bondowoso mengikuti ajang ADWI 2024.
Yakni Desa Kalianyar di Kecamatan Ijen dan Desa Sumberwringin di Kecamatan Sumberwringin.
Hanya Desa Sumberwringin yang lolos ke babak 100 besar.
Namun, kini kandas untuk bisa terpilih menjadi 50 desa wisata terbaik di Indonesia. (hlb/c2/aro)
Editor : Radar Digital