Uniknya Air Terjun Blawan
Penuh Belerang, Berakhir di Asembagus
Berada di daerah Jember, Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso pada libur Lebaran tidak ada salahnya menjajal wisata alam yang berada di kawasan Ijen Geopark.
Selain ada Kawah Ijen, ada destinasi wisata yang patut dikunjungi di daerah Kecamatan Ijen, Bondowoso, yaitu Air Terjun Blawan.
FAQIH HUMAINI, Radar Ijen
LOKASI Air Terjun Blawan sejatinya satu kompleks dengan Pemandian Air Panas Blawan.
Bila setelah dari Kawah Ijen beristirahat untuk menghilangkan penat di pemandian air panas, maka sesi pelengkap sebelum pulang bisa berkunjung ke Air Terjun Blawan.
Air Terjun Blawan ini cukup unik daripada air terjun pada umumnya.
Jangan coba-coba bermain air atau mandi di air terjun.
Bisa hilang bagaikan di telan bumi. Sebab, air terjun ini kedalamannya bisa 20 meter lebih.
Selain itu, air terjun itu berwarna kehijau-hijauan.
Lantaran berasal dari Kali Pahit, yaitu sungai yang memiliki kandungan sulfur atau belerang.
Sebab, airnya bersumber dari rembesan danau Kawah Ijen.
Salah satu pengunjung dari Kelurahan Badean, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Eka Sugianto, menjelaskan, dirinya merasa terpana melihat keindahan alam Air Terjun Blawan.
"Saya warga Bondowoso, tapi ketika sampai di lokasi cukup takjub dengan wisata yang terbentuk alami ini,” ucapnya.
Bahkan, ketika sudah sampai di lokasi pengunjung dibuat betah berjam-jam lamanya.
Hal itu karena rute yang ditempuh cukup jauh. Rugi jika datang hanya sebentar saja.
"Meskipun tidak ada pernak-pernik wahana, tetapi saya cukup puas dengan keindahannya. Apalagi juga dekat pemandian air panas,” ucapnya. (c2/dwi)
AIR TERJUN BLAWAN
- Jarak dengan Kota Bondowoso sekitar 74 kilometer.
- Lokasinya dekat dengan Pemandian Air Panas Blawan.
- Air terjun ini adalah hilir dari Kali Pahit yang berasal dari rembesan air Kawah Ijen.
- Mengandung kadar belerang.
- Bermuara di daerah Asembagus, Situbondo.
- Masuk wilayah konservasi BKSDA Jatim.