KOTAKULON, Radar Ijen - Memasuki tahun 2024, Pemkab Bondowoso mulai ada pembenahan. Salah satunya di sektor wisata.
Kini, paket wisata Ijen Geopark berencana akan dikembangkan. Salah satunya, wisatawan juga dikenalkan beragam budaya hingga situs geologi.
Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso Tantri Raras menyebutkan, terdapat beberapa pengembangan paket wisata di tahun 2024.
Bahkan program tersebut masuk skala prioritas.
"Ini adalah pengembangan geotourism dalam bentuk paket edukasi wisata," ucap wanita asal Jember itu.
Dalam paket wisata tersebut juga dikenalkan beberapa situs geologi. Seperti batu megalitikum yang tersebar di beberapa wilayah.
Kini, beberapa situs tersebut mulai dimasukkan ke dalam paket wisata.
"Seperti beberapa hari lalu, kami mengunjungi situs megalitikum yang ada di Desa Maskuning Kulon, Kecamatan Pujer. Nantinya kami masukan dalam paket edukasi wisata," katanya.
Setiap wisatawan lokal maupun mancanegara juga akan diberikan edukasi.
Seperti menceritakan sejarah adanya batu megalitikum.
Hal itu menjadi nilai tawar baru bagi perkembangan wisata Bondowoso.
Tantri mengaku, saat ini pihaknya belum mematok tarif paket edukasi wisata tersebut.
Pihaknya masih melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk pembahasan tarif paket.
"Masih belum, dalam tahap pembahasan dan koordinasi dengan pihak terkait," ungkapnya.
Sebenarnya, paket edukasi wisata geotourism sudah diprogramkan sejak tahun 2023 lalu. Kini, rancangan tersebut mulai dikembangkan dengan melibatkan agen travel dan pegiat budaya maupun sejarah.
"Kami kembangkan dengan melibatkan beberapa pihak terkait, agar wisatawan yang berkunjung ke Bondowoso mendapatkan banyak wawasan," pungkasnya. (faq/c2/dwi)
Editor : Radar Digital