TENGGARANG, Radar Ijen – Kemenangan telak pasangan Prabowo-Gibran di Bondowoso tampaknya tak berpengaruh terhadap suara partai pengusung capres nomor urut 2, Partai Gerindra.
Di sisi lain, partai pengusung lainnya, Golkar, kemungkinan akan menambah jatah kursi dari pemilu sebelumnya.
Sejauh ini, Gerindra hanya berpotensi mendapat empat kursi anggota legislatif Bondowoso, sama dengan pemilu 2019.
Caleg petahana Gerindra, Abdul Majid, mengatakan, berdasarkan perhitungan internal Gerindra, hanya ada empat kursi yang berhasil diamankan.
Sama dengan kursi Gerindra di Pemilu 2019.
Namun, kata dia, juga tidak tertutup kemungkinan bertambah satu kursi saja.
Sementara itu, Golkar justru berpeluang menambah jatah kursi DPRD Bondowoso lebih banyak dari pemilu sebelumnya.
Enam kursi yang diraih pada Pemilu 2019 dipastikan telah diamankan Golkar.
Kemungkinannya, akan ada tambahan dua sampai empat kursi lagi untuk Golkar.
Meski sama-sama partai pengusung pasangan calon presiden Prabowo-Gibran, nasib kedua partai tersebut berbeda di Bondowoso.
Suara Golkar sedikit banyak ikut terkerek, sementara Gerindra cenderung stagnan.
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) UIN Sunan Ampel Surabaya, Mohammad Syaeful Bahar, mengomentari, capaian pilpres tidak selalu berkorelasi positif dengan partai pengusung.
“Pemilih tidak selalu berada di garis yang sama antara memilih presiden dengan memilih partai pengusung. Meskipun bagi pemilih ideologis, hal itu bisa berkaitan,” ucapnya.
Menurutnya, banyak sekali faktor yang membuat Prabowo dipilih.
“Misal Jokowi effect, yaitu adanya Gibran. Maka pemilih Jokowi itu memilih Prabowo sama dengan memilih Jokowi. Tapi, mereka tidak memilih Gerindra. Ini sudah berulang kali terjadi di Indonesia,” ungkapnya.
Bahar juga menambahkan, tidak ada hubungan antara suara Prabowo dengan suara Golkar di Bondowoso.
Golkar dan pengurusnya berhasil meyakinkan pemilih bahwa partai berlogo pohon beringin ini layak dipercaya.
“Para calegnya bekerja dengan baik, sehingga mendapatkan dukungan suara dari masyarakat,” pungkasnya. (hlb/c2/dwi)
Editor : Radar Digital