Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pelaku Pemerkosaan Ditangkap di Bali, Ternyata Warga Sumberwringin Bondowoso, Cek Kronologinya

Radar Digital • Senin, 5 Februari 2024 | 21:16 WIB
DIAMANKAN: Tersangka pemerkosa bocah SD, Gangga Riskiyanto (tengah), digiring oleh anggota Satreskrim Polres Bondowoso untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
DIAMANKAN: Tersangka pemerkosa bocah SD, Gangga Riskiyanto (tengah), digiring oleh anggota Satreskrim Polres Bondowoso untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

DABASAH, Radar Ijen– Pelaku pemerkosaan terhadap bocah SD asal Sukosari akhirnya tertangkap di Pulau Dewata, Bali.

Pria bernama Gangga Riskiyanto itu tidak berdaya saat anggota Satreskrim Polres Bondowoso menggiringnya menuju ruang pemeriksaan Polres Bondowoso.

Kapolres Bondowoso AKBP Lintar Mahardhono menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan pelaku pemerkosaan pelajar SD asal Sukosari itu dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan.

Hal itu karena saat panggilan kedua dilayangkan, pelaku tidak hadir.

"Pelaku berinisial GG warga Desa Sumber Gading, Kecamatan Sumberwringin, ditangkap di Bali setelah petugas melakukan pengintaian selama beberapa hari," ungkapnya.

Lintar melanjutkan, pelaku termasuk licin dalam melarikan diri. Sebab, selalu berpindah tempat persembunyian. Beruntungnya, polisi langsung membekuk saat pelaku lengah.

“GG ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Pelaku ditangkap di jalan raya, saat hendak lari. Namun, berhasil disergap petugas satreskrim," ungkap mantan Ditreskrimum Polda Jatim itu.

Dalam proses pencarian, Polres Bondowoso berkoordinasi dengan Tim Siber Polda Jatim saat melakukan pengintaian.

"Berdasarkan petunjuk, kami langsung melakukan penyergapan," bebernya pria penyuka motor vespa itu. Kini, Gangga Riskiyanto sudah berada di Polres Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan.

 Diberitakan sebelumnya, korban adalah pelajar kelas VI SD berinisial RDH. Akibat pemerkosaan itu, korban yang kini berusia 12 tahun mengalami trauma hingga tidak mau sekolah dan sempat berniat bunuh diri.

Ibu angkat korban berinisial T mengaku kejadian itu bermula sekitar Oktober 2023 lalu. Berawal dari RDH yang bermain media sosial, lalu dihubungi oleh pelaku.

"Berawal dari Facebook kenalannya,” terangnya.

Setelah perkenalan itu, tambahnya, RDH mulai berjumpa pelaku saat menonton gobak sodor di Kecamatan Sukosari. Usai menonton gobak sodor itulah, pelaku mulai mengajak korban ke pinggir sungai. “Di pinggir sungai itulah anak angkat saya dilecehkan dan diperkosa,” ungkapnya.

Menurut pengakuan RDH kepada ibu angkatnya, saat diperkosa mulut korban ditutup oleh pelaku menggunakan tangannya.

Bahkan, kejadiannya tidak hanya satu kali. Kejadian kedua kalinya juga dilakukan di tepi sungai.

"Saya curiga melihat gelagat RDH. Sifatnya berubah, sering murung dan ada percakapan yang tak senonoh antara korban dengan pelaku. Usai ditanya, akhirnya dia (korban, Red) mengaku jika sudah diperkosa," ungkapnya. (faq/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Pemerkosaan #Viral #Bondowoso