Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lomba Mewarnai Jadi Ajang Silaturahmi Keluarga IGRA Bondowoso

Radar Digital • Senin, 29 Januari 2024 | 21:40 WIB
KEBERSAMAAN: Kepala Kemenag Bondowoso, Direktur Radar Jember, Ketua IGRA Bondowoso berfoto bersama dengan panitia Gebyar Lomba Mewarnai Walad dan Ummah.
KEBERSAMAAN: Kepala Kemenag Bondowoso, Direktur Radar Jember, Ketua IGRA Bondowoso berfoto bersama dengan panitia Gebyar Lomba Mewarnai Walad dan Ummah.

GEBYAR Lomba Mewarnai Walad dan Ummah itu menjadi kesempatan berkumpulnya seluruh keluarga RA se-Bondowoso. Bukan hanya IGRA, tetapi juga keluarga siswa. Ini merupakan bukti acara yang diadakan Kemenag dan IGRA Bondowoso tersebut sukses.

Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya mengatakan, acara ini bisa menjadi ajang pengalaman baru bagi siswa dan orang tua dari daerah yang jauh dari pusat kota Bondowoso. “Yang dari pinggiran, dari Ijen, misalnya, datang ke sini. Ingin tahu kota Bondowoso seperti ini. Sehingga nuansa baru akan ditemukan anak-anak. Ini bisa menumbuhkan semangat yang luar biasa,” ungkapnya.

Choliq Baya menambahkan, lomba mewarnai yang didampingi orang tua itu juga mampu membangkitkan semangat dan daya kreativitas anak-anak. Sehingga anak tidak merasa berat dalam mewarnai. “Kebersamaan dan kerja sama antara anak dan orang tua inilah yang bagus dan semoga terus dilanjutkan di rumah,” harapnya.

Benar saja, salah satu orang tua siswa Fitriyani, ibu dari Ahmad Khozain yang berasal dari RA Roudlatul Ulum, Tegaljati, Sumberwringin, mengatakan, dia semangat untuk mengikuti ini karena bisa berkumpul dengan keluarga dari RA lain. “Perjalanan dari rumah ke sini satu jam. Jadi, siap-siap dari Subuh untuk memeriahkan acara,” ungkap wanita yang akrab disapa Fitri tersebut.

Bahkan, Kepala Kemenag Bondowoso Ali Masykur percaya bahwa kegiatan ini penting karena dapat mempererat silaturahmi antarelemen di IGRA. Baik para guru, siswa, maupun orang tua siswa. “Selain itu, sisi baiknya juga pasti akan membantu meningkatkan kualitas anak dalam berbagai hal,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ali Masykur menekankan untuk tidak membatasi anak dalam berekreasi. Anak butuh kebebasan dalam mengeksplorasi sesuatu yang belum pernah mereka coba. “Biarkan anak-anak berkarya. Mewarnai ini merupakan salah satu bagian dari pendidikan anak. Bukan hanya orang tua,” tuturnya. Dia juga meminta acara ini menjadi evaluasi untuk acara-acara yang akan dilaksanakan di momen selanjutnya. (mg1/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#IGRA #lomba mewarna