Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

VIRAL DI BONDOWOSO! Kenalan Lewat Facebook, Pelajar SD Diperkosa hingga Mau Bunuh Diri

Radar Digital • Jumat, 26 Januari 2024 | 23:00 WIB
Photo
Photo

DABASAH, Radar Ijen - Nasib pilu dialami oleh RDH, 12 tahun. Pelajar SD asal Kecamatan Sukosari itu menjadi korban pemerkosaan. Akibat kejadian itu, RDH mengalami trauma hingga tak mau sekolah dan sempat berniat mengakhiri hidupnya.

Ibu angkat korban berinisial T mengaku kejadian itu bermula sekitar Oktober 2023 lalu. Berawal dari RDH yang bermain media sosial, lalu dihubungi oleh pelaku.

"Berawal dari Facebook kenalannya,” terangnya.

Setelah perkenalan itu, tambahnya, RDH mulai berjumpa pelaku Riskiyanto saat menonton gobak sodor di Kecamatan Sukosari.

“Jadi, pelaku ini juga orang Sukosari dan merupakan pemain gobak sodor,” ucapnya.

Usai menonton gobak sodor itulah, pelaku mulai mengajak korban ke pinggir sungai.

“Di pinggir sungai itulah anak angkat saya dilecehkan dan diperkosa,” ungkapnya.

Menurut pengakuan RDH kepada ibu angkatnya, saat diperkosa mulut korban ditutup oleh pelaku menggunakan tangannya.

Bahkan, kejadian serupa tidak hanya satu kali. Kejadian kedua kalinya juga dilakukan di tepi sungai.

"Saya curiga melihat gelagat RDH. Sifatnya berubah, sering murung dan ada percakapan yang tak senonoh antara korban dengan pelaku. Usai ditanya, akhirnya dia (korban, Red) mengaku jika sudah diperkosa," ungkapnya.

Pascakejadian itu, RDH sudah tidak mau masuk ke sekolah lagi. Lantaran malu kepada teman-temannya, karena telah mendengar kabar pemerkosaan itu.

“Sempat mau bunuh diri anak angkat saya. Dengan cara mau melompat dari gedung lantai dua di sekolahnya. Namun, aksi tersebut dapat digagalkan oleh pihak guru,” tuturnya.

Hingga kini, pihak keluarga korban menunggu kejelasan hasil penyelidikan dari Polres Bondowoso. Sebab, laporan ke kepolisian telah disampaikan 27 November 2023 lalu.

Bahkan, 30 November lalu, korban juga telah diperiksa oleh Polres Bondowoso.

Dirinya juga turut dimintai keterangan. “Sudah diperiksa kurang lebih selama 7 kali oleh polisi. Sampai saat ini saya belum mendapatkan kabar bahwa pelaku sudah ditangkap," terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Bondowoso Ipda Bobby Dwi Siswanto membenarkan bahwa kasus tersebut telah ditangani. "Betul, kami sudah melakukan pendalaman. Nanti jika sudah dilakukan gelar dan penetapan tersangka akan kami sampaikan," pungkasnya. (faq/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Perkosaan #Facebook #Bondowoso