KADEMANGAN, Radar Ijen – Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) kembali membuka rute di Bondowoso sejak Sabtu (13/1) lalu.
Yakni menyambungkan Terminal Tawang Alun di Jember dengan Paltuding Ijen. Hal ini menjadi berita baik bagi pelaku pariwisata.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kluncing, Sumberwringin, Muhammad Fadli, menyambut baik pembukaan kembali rute tersebut.
Menurutnya, itu akan memudahkan perjalanan bagi wisatawan yang hendak ke Ijen.
“Harapannya juga pelaku usaha wisata sekitar Ijen dapat tersentuh di sektor perekonomiannya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (24/1) lalu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso Agus Swardjito membenarkan pembukaan kembali angkutan KSPN tersebut.
Angkutan tersebut melayani rute pulang-pergi (PP) Jember-Paltuding Ijen dan sebaliknya.
Angkutan KSPN menggunakan jenis mobil Toyota Hiace dengan tarif Rp 27 ribu, menggunakan sistem tarif flat.
Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso Yuni Dwi Sri Handayani berharap rutenya melewati Sekretariat Ijen Geopark.
“Karena wisatawan bisa mendapat informasi tentang Bondowoso atau Ijen Geopark secara utuh,” ungkapnya.
Maka dari itu, pihaknya akan berkomunikasi kembali tentang hal ini.
“Karena saya lihat kenapa di stasiun jadi menurunkan dan menaikkan penumpang, mungkin karena dekat dengan Terminal Bondowoso,” ungkapnya.
Di sisi lain, Yuni mengungkapkan, rute ini bisa mendukung pariwisata sekitar Ijen.
“Seperti Kopi Kluncing, Plalangan, dan beberapa objek wisata lainnya,” ungkapnya.
Saat ditanya kemungkinan penambahan rute, seperti dari Panarukan atau Situbondo, Yuni mengatakan, jika bisa maka itu akan lebih baik. Sebab, wisatawan dari arah Surabaya bisa turun ke Situbondo dan lanjut ke Ijen via Bondowoso.
Terkait hal itu, Agus Swardjito mensyaratkan dilakukan survei animo pengguna layanan angkutan KSPN Ijen terlebih dahulu. Agar tidak salah langkah dan diminati banyak warga.
Sebagai informasi, Agus menuturkan, angkutan KSPN pernah melakukan uji coba selama bulan September dan Oktober 2019.
Waktu itu, angkutan KSPN gratis. Angkutan tersebut direncanakan beroperasi total pada 2020. Namun, gagal karena pandemi Covid-19. Kemudian, baru operasional lagi pada tahun 2024 ini. (mg1/c2/dwi)
Editor : Radar Digital