Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Undang KONI dan FASI Jatim, FASI Bondowoso Tak Diakui

Radar Digital • Senin, 18 Desember 2023 | 22:40 WIB
"Kami sebagai induk organisasi olahraga harus mengetahui dan menghadiri kegiatan muskab setiap cabor di Bondowoso."  NOER SOETJAHJONO  Ketua KONI Bondowoso
"Kami sebagai induk organisasi olahraga harus mengetahui dan menghadiri kegiatan muskab setiap cabor di Bondowoso." NOER SOETJAHJONO Ketua KONI Bondowoso

BADEAN, Radar Ijen - KONI Bondowoso memberi tanggapan terkait cabor Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bondowoso yang tidak mendapatkan dana pembinaan. Hal itu lantaran kepengurusan yang baru dinilai tidak sah dan menyalahi beberapa aturan. Salah satunya pihak KONI tidak diundang dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) FASI Bondowoso.

Ketua KONI Bondowoso Noer Soetjahjono menjelaskan, kepengurusan FASI Bondowoso berakhir pada Agustus lalu. Baru kemudian diadakan muskab pada Oktober kemarin. "Kami sebagai induk organisasi olahraga harus mengetahui dan menghadiri kegiatan muskab setiap cabor di Bondowoso," ujarnya.

Dia mengaku, pada muskab yang dilakukan FASI Bondowoso terdapat beberapa prosedur yang tidak dipenuhi. Di antaranya, tidak dihadiri oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) FASI Jatim. Kemudian, kegiatan tersebut juga tidak dihadiri pihak KONI. "Pihak KONI Bondowoso juga tidak ada pada saat Muskab FASI Bondowoso berlangsung, karena tidak ada undangan secara resmi," ujarnya.

Tak hanya itu, ketua FASI sebelumnya, Sinung Sudrajat, juga tidak menghadiri pada prosesi muskab tersebut. Kemudian, susunan kepengurusan dari FASI Bondowoso juga harus melibatkan pihak KONI Bondowoso. "Rekom kepengurusan kami juga harus mengetahui terlebih dahulu sebelum adanya muskab," terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Noer menyarankan agar diadakan Muskab ulang. Hal itu agar cabor FASI Bondowoso bisa diakui secara legal oleh KONI Bondowoso. "Pasti akan kami proses legalitas kepengurusan yang baru, asal diadakan muskab ulang dan kami harus mengetahui," ungkapnya.

Dirinya mengaku sudah melakukan rapat internal kepengurusan KONI Bondowoso untuk menindaklanjuti masalah yang terjadi di FASI Bondowoso. Pihaknya tidak ingin timbul permasalahan dualisme kepengurusan FASI Bondowoso. Sehingga, perlu segera mungkin dilakukan muskab ulang. "Kami tidak ingin ada dualisme kepengurusan seperti yang pernah terjadi di cabor catur Jember," pungkasnya. (faq/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#fasi #Bondowoso