BADEAN, Radar Ijen - Stadion andalan masyarakat Bondowoso yaitu Magenda hingga saat ini belum ada perbaikan. Hal itu dikarenakan minimnya APBD 2023. Sehingga, stadion tersebut hingga saat ini masih belum ada perubahan. Bahkan, untuk memasuki APBD 2024 belum ada perencanaan untuk anggaran renovasi. Hal itu dikarenakan tahun tersebut bertepatan dengan Pemilu.
Kabid Pemuda dan Olahraga (Kabid Pora) Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Andrie Antonio Zola menjelaskan, pihaknya tidak bisa memastikan akan ada perbaikan di tahun 2024. "Melihat kondisi 2024 mendatang sepertinya agak kesulitan untuk kami mengajukan perbaikan stadion," ungkapnya.
Selain keterbatasan anggaran, mengingat 2024 mendatang akan ada kegiatan besar yaitu pemuli. Sehingga, untuk mengajukan di anggaran perbaikan stadion tidak memungkinkan. Maka dari itu, pihaknya sudah mengajukan perbaikan stadion Magenda menggunakan APBN.
Meski begitu, pihaknya mengupayakan mengajukan proposal kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, untuk merenovasi perbaikan stadion. "Kami beserta pihak pimpinan sudah mengajukan proposal kepada pusat (Kemenpora RI Red) untuk melakukan perbaikan stadion," bebernya.
Terdapat beberapa titik yang perlu dibenahi. Yaitu perlunya atap pada tribun sebelah barat dan penambahan tribun di sebelah sisi timur lapangan. Namun hal itu tidak akan dilaksnakan di tahun depan mengingat anggaran akan difokuskan terhadap Pemilu. "Kebutuhan tersebut jika bersamaan dengan tahun politik rasanya tidak memungkinkan untuk kami ajukan," terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.
Tak hanya perbaikan tribun yang menjadi PR Disparbudpora. Melaikan terdspat hal penting lainya. Yaitu rumput stadion yang sudah garsang. Sehingga, jika digunakan untuk berlatih maupun kompetisi akan beresiko cidera. (faq/fid)
Editor : Radar Digital