Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PHIG Bondowoso Akan Kembangkan Black Lava Basaltis Jadi Wisata Edukasi

Radar Digital • Minggu, 15 Oktober 2023 | 17:20 WIB
BERSANTAI: Wisatawan lokal saat menikmati keindahan black lava basaltis, Kamis (12/10)
BERSANTAI: Wisatawan lokal saat menikmati keindahan black lava basaltis, Kamis (12/10)

KETUA Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso Tantri Raras Ayuningtyas menjelaskan, wisata Black Lava Basaltis saat ini mulai dikembangkan dengan menampilkan berbagai spot foto yang bagus. "Jadi, kami akan terus kembangkan wisata ini dengan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora, Red) serta Perhutani KPH Bondowoso," katanya.

Ke depan wisata tersebut juga akan menjadi wisata edukasi. Nantinya, setiap wisatawan lokal maupun asing akan mendapatkan edukasi seperti sejarah terbentuknya geosite dari aliran lava Ijen purba. "Nantinya akan kami sediakan mentor untuk memberikan edukasi kepada wisatawan," ungkapnya.

Salah satu pengunjung asal Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Adelia Putri, mengaku, dirinya sering berkunjung ke lokasi Black Lava Basaltis Plalangan. Lokasi tersebut sangat cocok untuk menghilangkan rasa penat. "Jadi, saat weekend saya sempatkan diri untuk berkunjung ke sana (Black Lava Basaltis Plalangan, Red)," katanya.

Menurutnya, Black Lava Basaltis adalah wisata di dataran tinggi Ijen yang tidak memerlukan banyak tenaga. “Bagi yang tidak mau capek-capek ingin wisata gunung di daerah Ijen, cukup di Black Lava Basaltis saja,” ucapnya.

Sebab, kata Adelia Putri, lokasinya berada tepat di pinggir jalan aspal. Oleh karena itu, Black Lava Basaltis juga disebut rest area. Sebab, banyak wisatawan yang turun dari Kawah Ijen beristirahat di Black Lava Basaltis. Bahkan, tidak jarang kawasan geosite Ijen Geopark itu dijadikan spot foto pre-wedding. (faq/c2/dwi)

 

 

Editor : Radar Digital
#ijen bondowoso