TAPEN, Radar Ijen – Luas Bendungan Sampean Baru yang nyaris 10 hektare itu selalu menarik perhatian warga. Belakangan ini pihak pengelola bendungan mulai memproyeksikan adanya wisata edukasi tentang bendungan untuk pengunjung.
Setiap hari, bendungan atau Dam Sampean Baru tidak pernah sepi dari pengunjung. Mereka datang untuk melihat proses keluar masuknya air di tempat penampungan. Bahkan, ada yang memilih menghabiskan waktu santainya dengan melihat desiran air. Sebab, di sekitar bendungan juga terdapat taman yang cukup luas.
Koordinator Operasional dan Pemeliharaan Bendungan Sampean Baru Supandi mengatakan, pihaknya tengah mengajukan perencanaan anggaran untuk mewujudkan wisata. Dia menginginkan adanya wisata edukasi tentang bendungan kepada setiap pengunjung. "Jadi, nantinya mereka yang berkunjung ke sini bisa belajar tentang bendungan, mulai dari cara kerjanya hingga pengaturan air," katanya.
Sejauh ini, tak jarang dirinya kedatangan tamu yang berbondong-bondong belajar pengaturan irigasi di bendungan. Mulai dari kalangan siswa, mahasiswa, bahkan peneliti. Hal itu dinilai cukup menjadi alasan untuk adanya wisata edukasi yang lebih profesional di Sampean Baru.
Dia meyakini, Bendungan Sampean Baru bisa mengaktifkan perekonomian warga sekitar. Hal itu terlihat dari intensitas pengunjung yang datang setiap harinya. "Kami buka gratis, asalkan lapor dulu sesuai dengan prosedur. Silakan nikmati sepuasnya. Namun, kami tetap pantau keamanan pengunjung," imbuhnya.
Hal serupa disampaikan oleh Dewi, salah seorang pengunjung Bendungan Sampean Baru. Menurutnya, keindahan bendungan dan taman cukup menakjubkan. Apalagi ada pemandangan matahari terbenam yang cukup indah. (mun/c2/dwi)
Editor : Safitri