Sumber air alami yang keluar dari perut bumi di Taman Beringin Asri itu, rupanya mempunyai waktu debit air lebih banyak. Tidak hanya itu, waktu yang dimaksud juga berhubungan dengan tingkat kejernihan air yang keluar. Biasanya, sumber air keluar dengan deras pada awal tahun, yakni bulan Januari hingga Maret. Para pengunjung bakal disuguhkan dengan kejernihan air sumber yang segar dan alami, sehingga menambah keindahan taman tersebut.
Baca Juga: Banyak Wisata Baru Bermunculan
Saking jernihnya, batu yang berada di dasar kolam itu sampai terlihat jelas dari atas permukaan, disertai dengan keindahan bunga taman yang mulai bersemi. Bahkan, pada sore hari, kolam itu menjadi tempat warga setempat untuk mandi, sebab airnya sangat jernih dan menyegarkan terhadap tubuh.
Pada momen itu, taman tersebut seolah menjadi satu-satunya tempat untuk berlibur di akhir pekan. Tidak hanya untuk warga setempat, bahkan pengunjung juga datang dari berbagai daerah. Sebab, lokasi taman tersebut juga tidak jauh di perkotaan, yakni kurang lebih 6 Kilometer ke kota. Mereka datang untuk menikmati taman yang sejuk serta kolam alami yang ada di tengah taman.
Meskipun tidak seperti kolam renang modern, mandi dan berenang di taman ini sejatinya tidak kalah seru. Para pengunjung dapat melakukan selebrasi melompat dari akar pohon beringin dengan menggunakan tali, lalu melepaskan diri ke kolam. Mereka berayun dari tangga menggunakan tali seperti Tarzan. "Keseruannya ketika berayun dari pinggir ke tengah lalu nyemplung ke kolam, sensasinya menantang sekali," kata Fatimah, warga setempat yang sering berkunjung ke taman.
Di tepi kolam yang bundar itu telah tersedia batu yang bagus untuk tempat duduk para pengunjung. Biasanya, setelah mandi dan berenang, mereka duduk di atas batu sambil menikmati bunga di taman. "Jadi semua yang ada di taman rata-rata alami, mulai dari kolamnya, pohon-pohonnya sampai tempat duduknya dari batu. Kalau sore hari, masyarakat biasanya mandi disini," pungkasnya. (mun/ham)
Editor : Radar Digital