WONOSARI, Radar Ijen - Permasalahan fasilitas di Bondowoso masih dibilang belum memuaskan. Selain kondisi aspal yang rusak, berbagai rambu lalu lintas seperti marka dan papan arah juga sudah saatnya diperbaiki. Kali ini portal jalan milik pemerintah juga tidak difungsikan dengan benar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso Agus Suwardjito menjelaskan, perbaikan berbagai fasilitas masih belum maksimal. Hal itu karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Dishub Bondowoso. "Kami sementara tahun ini belum maksimal dalam perbaikan fasilitas publik," katanya.
Hal itu karena anggaran Dishub Bondowoso mengalami refocusing. Karena itu, untuk tahun 2023, anggaran Dishub terbatas. Akibatnya, banyak fasilitas jalan yang belum bisa diperbaiki. Portal jalan mempunyai banyak manfaat seharusnya difungsikan sesuai kebutuhan.
Salah satu yang belum adanya perbaikan yaitu portal jalan. Dishub Bondowoso memiliki 16 portal. Namun, hanya segelintir portal yang difungsikan. Sisanya tidak berfungsi dengan berbagai alasan. "Keberadaannya (portal jalan, Red) rusak semua," katanya kepada Jawa Pos Radar Ijen.
Menurut Agus, kerusakan portal jalan cukup beragam. Mulai dari gemboknya rusak, hingga tiang penyangga yang sudah bengkok. Akibatnya, portal tidak berfungsi dan kendaraan besar dengan leluasa melintasi jalanan yang sudah dipasangi portal tersebut.
Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, portal milik Dishub yang terletak di Desa/Kecamatan Wonosari memang tidak berfungsi. Meski portalnya masih bagus, namun tidak difungsikan untuk membatasi pengendara yang melintas. Akhirnya, banyak truk pengangkut tebu sering lewat di jalan tersebut.
Kondisi aspalnya juga sudah banyak yang berlubang. Hal itu karena banyaknya kendaraan over dimension dan overload (ODOL) yang sering melintasi jalan tersebut. "Dan portal itu rata-rata dirusak oleh pengendara yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya. (faq/c2/fid)
Editor : Safitri