BACA JUGA : Gagal Hadirkan Empat Saksi Ahli, Sidang Lanjutan Fahim Ditunda Pekan Depan
Hal itu terlihat saat Jawa Pos Radar Ijen mengunjungi Stadion Magenda. Masuk ke stadion yang berada di Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso, itu sangat bebas. Tidak ada pintu yang terkunci ataupun lainnya. Bahkan, anak-anak kecil dengan leluasa bersepeda di dalam stadion hingga tribun penonton.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso Mulyadi menjelaskan, saat ini stadion tersebut mulai dipersiapkan untuk cabor sepak bola yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2023. “Saat ini para atlet sepak bola sudah latihan di stadion,” bebernya.
Menurutnya, perawatan di Stadion Magenda tetap dilakukan rutin. Ada ataupun tidak Porprov, pihaknya mengaku tetap melakukan perawatan secara intensif. Perawatan mulai dari pemotongan rumput hingga tingkat kebersihan tetap terjaga. “Rumput tetap kami rawat,” bebernya.
Untuk kegiatan perawatan secara masal, pihaknya melakukan setiap Jumat. Tak hanya Stadion Magenda yang dirawat, tapi juga seluruh sarana dan prasarana olahraga yang ada di Bondowoso. Sayangnya, petugas yang fokus merawat rumput hanya dua orang. “Jadi, dua petugas itu cukup kewalahan, makanya setiap Jumat kami rutin melakukan perawatan masal,” ujarnya.
Sayangnya, perawatan rumput yang dilakukan petugas Disparbudpora Bondowoso itu tidak maksimal. Hal itu tampak dari warna rumput yang seharusnya hijau, justru menguning. Meski begitu, stadion tersebut sebelumnya jadi venue pertandingan panahan pada Porprov Jatim 2022 lalu.
Mulyadi melanjutkan, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi stadion. Mulai dari penambahan fasilitas tribun, peningkatan kualitas rumput, hingga tingkat keamanan. “Kami akan tetap berupaya untuk memberikan fasilitas yang bagus kepada masyarakat Bondowoso,” pungkasnya. (faq/c2/dwi) Editor : Safitri