Jenis potongan itu menjadi pilihan paling elegan dikalangan remaja pria saat ini. Sebab, bentuk kepala seolah lebih menunjukkan kerapian. Bahkan, sebagian dari mereka menjadi lebih percaya diri dengan model tersebut. Selanjutnya, model undercut juga banyak diterima oleh berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat pekerja kantoran, remaja maupun bagi mereka yang sering bekerja di tempat formal lainnya.
Hal ini disampaikan oleh Yusuf Junaidi, pemilik Joe Barbershop Bondowoso. Menurutnya, jenis undercut menjadi model dengan jumlah permintaan terbanyak saat ini. Tidak terbatas usia, bila di hitung rata-rata setiap hari, model tersebut cukup banyak peminatnya. "Karena memang sedang tren ya, jadi hampir semua orang yang kesini meminta potong undercut, tipis dibawah," katanya.
Dia menjelaskan, beberapa alasan model tersebut mengundang banyak peminat saat ini. Pertama, cocok untuk segala jenis rambut. Mulai dari rambut dengan kurang lebat, hingga rambut yang kriting. "Model ini tetap terlihat elegan meski karakter rambutnya kriting, bahkan cocok untuk semua rambut. Dan hasilnya sama-sama elegan gitu," katanya saat ditemui di tempat kerjanya.
Pria berusia 50 tahun itu membeberkan, model undercut menonjolkan perpaduan potongan tipis dan tebal. Pada bagian sisi kanan dan kiri kepala, rambut dipotong dengan ukuran 0 sentimeter. Semakin ke atas, ukuran potongan terus dinaikkan, menjadi 0,5 sentimeter dan seterusnya. "Bagian atas tebal, tapi tetap disesuaikan dengan ukuran sisi kanan dan sisi kiri," terangnya.
Menurutnya, proses pemotongan model itu tidak membutuhkan waktu lama. Dari proses awal hingga keramas hanya menghabiskan waktu kurang dari 20 menit. "Gak lama kok, karena modelnya juga termasuk sederhana, tapi elegan," pungkasnya. (mun/bud)
Editor : Alvioniza