Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lampu lalin Tamansari, Tenggarang, Badean, hingga Dabasah, selalu ada orang meminta-minta. Mereka seperti telah memiliki izin untuk menarik sumbangan. Bahkan, beberapa di antara pengemis tersebut terlihat sehat dan bugar, tapi meminta-minta di lampu merah Kecamatan Tenggarang.
Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, penertiban sudah cukup sering dilakukan. Namun, mereka tak kunjung memahami arahan tersebut. Para pengemis itu masih nakal melakukan minta-minta kepada pengendara. “Itu sudah beberapa kali kami tertibkan,” paparnya.
Operasi mereka dengan pengemis itu seperti kucing dan tikus. Saat operasi berjalan, mereka mulai tertib. Namun, tak lama setelah itu para pengemis itu kembali beraktivitas. Bahkan, dengan segala triknya, ada yang membawa anak kecil, hingga pura-pura berjalan tidak normal.
Slamet juga mengaku masih akan melakukan koordinasi lebih mendalam bersama Dinas Sosial (Dinsos) Bondowoso untuk menangani pengemis tersebut. Menurutnya, pemberian pemahaman terhadap mereka dinilai penting, agar dapat mencari rezeki dengan jalan lain. “Sebagai tindak lanjut, masih kami koordinasikan dengan Kadinsos,” imbuhnya. (mun/c2/dwi) Editor : Alvioniza